Tiang MNC yang rawan

Beberapa hari yang lalu ada petugas dari MNC TV memasang beberapa tiang, yang sepertinya akan digunakan untuk menggelar layanan MNC Play, di lingkungan perumahan kami. Saya sendiri tidak tahu persis kapan mereka menggali dan menancapkan tiang-tiang itu. Salah satu tiang kebetulan dipasang tepat di depan pagar rumah saya.

Ini adalah beberapa foto yg menunjukkan bagaimana kondisi pondasi tiang tersebut. Terlihat bahwa tiang ditancapkan hampir-hampir tanpa struktur pondasi penguat. Tiang tersebut ternyata langsung goyah hanya dengan satu tarikan yg dilakukan satu orang.

Dengan pertimbangan keselamatan, kami merobohkan tiang tersebut. Dan silahkan dilihat bagaimana kondisinya. Coba perhatikan cor-coran silinder itu. Itu maksudnya apa coba? Tipuan mungkin ya…

Untuk kasus seperti ini ke mana warga sebaiknya mengadu? Petugas di lapangan biasanya akan pura-pura bodoh jika dikomplain…

Iklan

Lagi, insiden keamanan elektronik banking

http://m.katadata.co.id/berita/2017/05/05/dana-nasabah-hilang-mandiri-setop-layanan-mandiri-online

Sedang proses investigasi, kabarnya. 

Ada hal yg menarik di berita dan komentarnya:

1. Kasus rekening nasabah bertambah 1 T disebut sebagai contoh gangguan sistem. Padahal kabar yg dulu beredar penambahan rekening itu tidak ada. Jadi itu benar-benar terjadi ya?

2. Penggunaan OTP oleh Bank Mandiri saya duga merupakan upaya peningkatan keamanan untuk menjawab kasus serangan ‘sinkronisasi token’ yg pernah terjadi. Pertanyannya: apakah OTP dibubuhi informasi detil transaksi?

3. Ada pertanyaan di komentar, apakah memberikan OTP ke orang lain itu salah? Tentu salah ya. Namun, nasabah memberikan OTP karena penyerang dapat menyebutkan kredensial rahasia. Jadi, ini salah siapa?

Kredensial nasabah bisa bocor ke pihak lain?

Bagaimana pendapat rekan-rekan?

Tentang pembelajaran tematik

Percakapan sehari-hari saya dengan anak-anak diantaranya adalah tentang apa yang mereka pelajari di sekolah, mata pelajaran apa yang akan diajarkan atau kuis apa yang akan dilaksanakan esok hari. Bayangan saya, yang namanya mata pelajaran itu ya matematika, bahasa, sains dan sebagainya. Namun, agak aneh ketika pertanyaan-pertanyaan tersebut saya ajukan ke salah seorang anak saya yang sekarang duduk di kelas 3 SD. Hampir-hampir dia tidak pernah menyebutkan nama-nama mata pelajaran yang biasa saya dengar. Pertanyaan mengenai mata pelajaran hanya memiliki satu jawaban: Tematik!

Baca lebih lanjut

Masih tentang akun Gojek

Seorang kawan terkena masalah gagal login akun Gojek hari ini, sama seperti yg saya alami beberapa hari yang lalu.

Untuk kasus yang saya alami sebelumnya, saya sudah coba kontak call center.

Mula-mula petugas call center berkeras bahwa login hanya bisa dilakukan hanya dengan OTP. Kemudian saya sampaikan bahwa no ponsel yang tertera itu bukan nomor ponsel saya. Saya hanya meminta agar akun dengan email budi241@gmail.com itu dapat saya ambil alih kembali. Saya tanyakan juga, mengapa nomor ponsel di akun tersebut bisa berubah.

Respon sementara: saya diminta menunggu pemberitahuan penyelesaian masalah yg akan dikirim ke email saya.

Investigasi berlanjut…

Baca lebih lanjut

Apakah data privasi anda aman?

I used to say that Google knows more about what I’m thinking of than my wife does. But that doesn’t go far enough. Google knows more about what I’m thinking of than I do, because Google remembers all of it perfectly and forever. (Bruce Schneier, Data and Goliath)

Bagaimana dengan berbagai layanan lain selain Google? Bagaimana jika ada (atau bahkan sudah ada) mesin yang dapat mengakses data tersebut, menganalisis, mengkorelasikan, dan akhirnya menyimpulkan sesuatu tentang profil dan perilaku kita? Bayangkan jika data kita di Facebook, Google, Twitter, Gojek, credit card provider, Amazon, Tokopedia, Bukukita dan sebagainya digabung dan dianalisis. Apa saja kira-kira yang dapat disimpulkan oleh mesin surveillance mengenai diri kita?

Setidaknya ada dua hal yang mulai harus kita waspadai:

Baca lebih lanjut

Pembajakan akun Gojek?

Beberapa minggu lalu, saya logout dari aplikasi Gojek. Hari ini, ketika akan login, aplikasi meminta saya memasukkan OTP yg akan dikirim ke nomor ponsel. Masalahnya, nomor ponsel yg tertera ternyata bukan nomor saya? Apa yang terjadi? Apakah akun saya dibajak? Silahkan share jika pernah mengalami kasus yang sama…

18056133_10155277371364586_1334862719702540226_o

Membaca dan berfikir kritis

photo_2017-04-25_13-37-03.jpg

Ada yang mengatakan bahwa banyak membaca dapat meningkatkan sikap kritis dan memperluas wawasan. Bener gitu?

Saya menduga ada semacam fenomena ‘chamber’ juga dalam kegiatan membaca. Ini terjadi ketika seseorang hanya membaca berbagai hal yang sekiranya tidak bertentangan dengan pemikiran atau berbagai hal yg diyakininya benar. Untuk mencari kebenaran, seharusnya kita juga dengan sengaja membaca buku atau artikel yang bertentangan dengan pandangan kita.

Karena fenomena chamber ini, maka tidak heran beberapa waktu yang lalu ada yg membahas tafsir sebuah ayat dan menyatakan bahwa:
– Pihak A: diantara berbagai terjemahan, hanya terjemahan bahasa Indonesia yg aneh karena menyatakan demikian dan demikian…
– Pihak B : seluruh kitab yang muktabar menyatakan demikian dan demikian….

Dan tidak ada dialektika antara dua pihak di atas…