Kafir dan Ahlul Kitab

Ini saya coba cek dan list sebagian ayat yg menyatakan tidak semua Ahlul Kitab itu kafir dan jahat. Ayat-ayat Ini yg membuat saya tidak sepakat dengan pernyataan bahwa non-muslim pasti kafir. Ini tentunya hanya sebagian ayat yang coba saya runut sebatas kemampuan saya. Pembahasan dalam tulisan ini terbatas pada penjelasan bagaimana rangkaian ayat tertentu membahas Ahlul Kitab. Tulisan tidak mengutip secara langsung ayat yang dimaksud. Sangat disarankan untuk secara langsung membuka Al Quran (beserta terjemahannya bagi yang tidak menguasai bahasa Arab) dan memeriksa ayat-ayat yang disebutkan dalam tulisan ini.

Mengenai ‘kafir’

Apa yg dimaksud dengan kata kafir di ayat berikut ini?

“Sungguh, orang-orang yang kafir dan mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya,”

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 161)

“mereka kekal di dalamnya (laknat), tidak akan diringankan azabnya, dan mereka tidak diberi penangguhan.”

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 162)

Ayat 161-162 ini pada umumnya difahami sebagai pernyataan bahwa orang yg meninggal dalam keadaan bukan muslim maka dia akan dilaknat. Apakah benar demikian?

PERJUMPAAN ITU

Dengan niatan mengobati rasa sepi, ArjuNo mulai rutin datang ke gym satu kali seminggu. Dia sengaja memilih hari kedatangan secara acak agar bisa berjumpa dengan orang-orang yg berbeda tiap minggu.

Di minggu pertama, dia berjumpa dengan Si Cantik yang sungguh sangat menarik. Di minggu kedua, dia berjumpa kembali dengan Si Cantik yang ternyata makin menarik. “Hmm, tampaknya ini kebetulan saja.,” pikirnya. Namun tanpa diduga dan direncanakan, terjadi lagi perjumpaan ketiga di minggu berikutnya. “Wah, tampaknya ini bukan kebetulan semata. Si Cantik ini pasti jodohku!” Ia berguman dalam hati sambil menahan gemuruh di dadanya.

Lanjutkan membaca “PERJUMPAAN ITU”

BAYI YANG BERBICARA DALAM BUAIAN

Ketika anda membaca Alquran dan Perjanjian Baru secara berdampingan dan memusatkan perhatian pada Kejadian Kelahiran (Nativity), anda akan menemukan adanya satu karakter yang sangat berbeda kemunculannya : Yosep. Menurut Injil, ia bertunangan dengan Maria sebelum Peristiwa Pengabaran Kehadiran Yesus (Annuciation) dan menikahinya segera setelah itu, sedangkan ia tidak pernah muncul dalam Alquran. Itulah sebabnya Muslim seringkali keheranan saat mengetahui bahwa penganut Kristiani berpandangan bahwa Maria memiliki seorang suami. Sedang berdasarkan pemahaman awam terhadap Al-Qur’an, Maria selalu lajang, tidak menikah. Seorang peneliti Kristen bahkan melihat adanya “petunjuk mengenai sikap asketik yang luar biasa” di sini, dalam arti bahwa “Maria tidak
membutuhkan kedekatan dengan sosok laki-laki karena Allah telah mencukupi semua kebutuhannya.”
Namun ketidakhadiran Yosep dalam Alquran menyisakan tanda tanya: bagaimana Maria dapat membuktikan bahwa putranya-yang-tak-ber-ayah bukanlah anak haram? Bagaimana dia dapat membuktikan bahwa dia tidak “melakukan perbuatan di luar batas,” sebagaimana yang dituduhkan oleh orang-orang di sekelilingnya ketika mereka melihat bayi di gendongannya?
Lanjutkan membaca “BAYI YANG BERBICARA DALAM BUAIAN”

LOBSTER DAN SISTEM DINAMIK

Apakah kita dapat menggunakan metode pemodelan dan simulasi sistem dinamik untuk menilai tepat atau tidaknya kebijakan pembukaan keran ekspor benih lobster? Jika bisa, barangkali ada rekan-rekan yang bersedia membuatkan struktur modelnya? Apakah struktur modelnya sudah ok, apakah parameternya sdh ok, kondisi awal dan bagaimana hasil simulasinya dsb bisa dibahas rame-rame. Model mestinya dibuat untuk dapat menggambarkan keuntungan dari penjualan lobster dewasa ataupun benih lobster dan juga keberlangsungan populasi lobster di masa depan.

Gambar di bawah sekedar contoh model untuk mempelajari dinamika populasi ikan. Model yang serupa sebenarnya bisa digunakan untuk kasus populasi lobster. Parameter yang dibutuhkan diantaranya: birth rate, maturity rate, carrying capacity, catch rate (rate penangkapan lobster dewasa), time to catch (kapan lobster dewasa bisa ditangkap untuk dijual) dst. Jika benih lobster juga ditangkap, maka perlu ada tambahan model aktifitas penangkapan di sisi young lobster. Informasi lain yang dibutuhkan adalah: perkiraan populasi benih dan lobster dewasa saat ini.

Keterangan foto tidak tersedia.

Note:
– sumber contoh model dari: https://www.researchgate.net/…/284723986_DETERMINING_THE_EC…
– Simulasi sistem dinamik dapat dilakukan dengan perangkat lunak free-opensource dari sini: http://sysdyn.simantics.org/

Tontonan mistis

“Apa sih manfaatnya nonton jurnalrisa?”

Jurnalrisa itu tontonan misteri di sebuah channel youtube yang dipandu Risa Saraswati. Maksud saya menanyakan itu agar si bungsu kesulitan menjawab sehingga saya punya alasan untuk menunjukkan bahwa banyak kegiatan atau tontonan lain yg lebih bermanfaat. Dan jawabnya…

“Belajar bahasa sunda! Kan banyak percakapannya yang pakai bahasa Sunda…”

Mesti ganti strategi….

Gambar mungkin berisi: teks