Arsip untuk Uncategorized

Mana suaramu pak/bu dokter?? (kasus Ibu Prita)

Sangat prihatin, dan mendukung Ibu Prita.

Hingga saat ini, sepanjang pengetahuan saya,  belum ada komentar dari dokter senior atau pihak lain yang netral yang memahami tindakan-tindakan medis dan prosedur rumah sakit mengenai kasus ibu Prita.  Jika memang tindakan RS. Omni sudah benar berdasarkan prosedur standar kedokteran, maka nyatakanlah!  Jika masih ada kejanggalan dalam prosedur tersebut yang perlu diselidiki lebih lanjut, nyatakanlah juga!

Kami para pasien sangat memerlukan opini dari pihak ketiga yang ahli. Jika tidak ada pihak netral yang ahli dan memiliki kekuatan, bagaimana hak-hak pasien dapat diselamatkan?

Mana suaramu pak/bu dokter???

Komentar (1)

meyakini Tuhan

Ini bukan tulisan panjang. Barusan baca buku Donny Gahral Adian, Percik Pemikiran Kontemporer dan nemu beberapa terminologi di akhir bab 1:

  1. Ateisme : paham yang menyangkal keberadaaan Tuhan berdasarkan bukti-bukti rasional.
  2. Agnotisisme : paham yang tidak menyangkal maupun membenarkan keberadaan Tuhan, karena hal itu berada di luar jangkauan/kemampuan inderawi dan rasio manusia.
  3. Fideisme : paham yang menyatakan bahwa pengetahuan religius (termasuk: keyakinan pada Tuhan) hanya dapat dijustifikasi atau ditetapkan berdasarkan iman, bukan akal budi.
  4. Panteisme : paham yang menyatakan bahwa alam semesta adalah Tuhan dan Tuhan adalah alam semesta. Tidak ada perbedaan antara pencipta dan ciptaan, Tuhan berada di manapun, di dalam segala sesuatu, dan adalah segala sesuatu.
  5. Deisme : paham yang menyatakan bahwa setelah menciptakan alam beserta hukum-hukumnya, Tuhan menarik diri dan tidak memainkan peran di dalamnya. Tuhan digambarkan seperti seorang pembuat jam yang kemudian pensiun

Keyakinan saya termasuk yg mana ya? Keyakinan pembaca? Tidak masuk yg manapun? Atau ada alternatif yg lain?

Komentar (3)

Kecaman Paus terhadap Kampanye Kondom

Baru saja baca di detik tentang kecaman Paus tentang kampanye penggunaan kondom untuk mencegah AIDS.

AIDS merupakan tragedi yang tidak bisa diatasi dengan uang saja, yang tak bisa diatasi dengan distribusi kondom, yang justru memperburuk masalah.

Sebelumnya, pada pidato Natal tahun lalu, Paus juga mengecam keras perilaku homoseksual, dan bahkan menyamakan bahaya perilaku ini dengan kepunahan hutan di dunia (lihat di sini).

Poin yang saya tangkap dari dua pernyataan Paus di atas adalah penolakannya yang cukup tegas terhadap perilaku seks bebas dan homoseksual. Terus terang saya salut dengan ketegasan sikap ini.

Kalau di Indonesia gimana ya? Bagaimana sikap kita terhadap isu-isu tersebut? Jika perilaku homoseksual tidak ditentang mungkin nanti bakal ada parade ini di Indonesia. Mau?

Komentar (4)

Get Ready Team!

Sabtu (2/01/08) nanti tim futsal SV akan bertanding melawan SDDN. Ayo semangat! Ini foto tim waktu makan-makan selepas bertanding melawan Insan minggu sebelumnya.

Picture 123

ki-ka: satrio, wendy, yanu, purwadi, rayyan, dimas, oki, rizka, hadi, dwi

Komentar (8)

Main-main di Dufan

Picture 110

Foto keluarga sebelum jujumpalitan

Picture 111

Siap-siap!

Picture 096

SuParman sedang latihan

Picture 090

Takut sendirian, makanya ngajak istri

Picture 101

Saling melindungi

Picture 103

Korban berikutnya yang sok ganteng

Picture 081

Beraninya cuma mainan yang ini

Komentar (8)

obrolan lucu

Itu mah sekali jepret langsung lari…

Pembeli rese: “Mas,ada kamera paranoid ga?”
Penjaga bingung: “Hah?”
Pembeli rese: (nada sok tau) “Itu yg sekali jepret langsung jadi…”
Studio Foto, didengar oleh wanita yang membayangkan ekspresi kamera ketakutan.

Mase Mase Basi…

Pelayan Cewe: “Arigato go zai mas…”
Pemuda Playboy sok tahu: “Arigato go zai mbak…”

Sushi Tei, didengar oleh teman yang ingin menjadi orang-orangan sawah.

Yang pengting semangatnya!

Pidato 17 Agustus,
Pak RW: “Kita itu harus berjiwa revolusi… (jeda sesaat, matanya turun ke baris kedua)… oner!”

Jakarta Selatan, didengar oleh seluruh warga yang ingin menyelamati pengetik teks pidato.

Coba mampir ke blog ini: http://ngupingjakarta.blogspot.com, dijamin bakal ngakak. Asal tetap hati2, jangan ikut2an gila. He2

Komentar (8)

Penipu, Tipuan dan Tertipu

Baru saja baca berita di detik tentang blue energy. Tampaknya misteri blue energy mulai terbuka saat ini, terutama setelah UMY secara terbuka mengumumkan hasil investigasi (pembongkaran) perangkat pembangkit listrik yang dipasang Joko Suprapto cs di  lingkngan kampusnya. Menarik juga kita simak cerita dari staf peneliti UGM jauh hari sebelumnya tentang pengalamannya ketika berdiskusi dengan kelompok ini.

Misteri Blue Energy

Kronologi Kunjungan Joko Suprapto cs ke UGM

Arifin Asydhad – detikcom

Jakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) pernah didatangi oleh Joko Suprapto dan
Purwanto cs untuk meminta pengakuan atas penemuan pembangkit listrik ajaib dan
bahan bakar air. Namun, UGM tidak terkecoh. Pihak UGM melakukan diskusi dan
menyimpulkan temuan mereka tak bisa dibuktikan secara ilmiah. Mereka juga telah
berupaya menipu.

Berikut kronologi kunjungan Joko Suprapto cs ke UGM sekitar tahun 2005/2006,
yang ditulis oleh Kepala Pusat Studi Energi (PSE) UGM Sudiartono. Redaksi
detikcom mendapatkan kronologi ini pada Rabu (28/5/2008) kemarin.

Kronologi berikut sesuai tulisan dalam kertas dua halaman itu:

1. Pada tahun 2005/2006, Joko Suprapto Cs (+/- 8 orang) datang ke UGM untuk
memperlihatkan hasil temuannya dalam bentuk Pembangkit Listrik Tenaga (?),
dengan menggunakan +/- 2 mobil.

2. Rombongan diterima oleh Rektor UGM (Prof Sofyan Effendi) di rumah dinas
rektor. Yang membawa rombongan adalah teman Prof Sofyan Effendi dari Magelang.

3. Dari pihak UGM hadir Sudiartono dan Kusnanto dari PSE UGM, Rektor UGM (Prof.
Sofyan Effendi) dan Dr. Chairil Anwar (WR Bidang Kemahasiswaan).

4. Purwanto, pembicara dari rombongan Joko Suprapto menjelaskan dan mendemokan
Pembangkit Listrik Tenaga (?), dengan menggunakan 4 buah batu baterai kecil
ABC, dan ada lampu (+/- 60 Watt) serta panel surya.

5. Kata Purwanto, Pembangkit Listrik Tenaga (???) yang diperlihatkan mempunyai
kapasitas 25 KiloWatt, sehingga membuat Rektor UGM tertarik untuk membeli untuk
keperluan listrik di perumahan UGM.

6. Dalam presentasi, saya tanya apakah di dalam ada accu dan inverter?

Dia jawab tidak ada. Kemudian saya tanya lagi berapa jam lampu akan menyala,
dia jawab selamanya (dari sini saya mulai tidak percaya, karena menyalahi hukum
kekekalan tenaga).

7. Dari diskusi sederhana tersebut, kami sudah mulai curiga, apa maunya. Maunya
adalah minta selembar surat MoU/pengakuan atas hasil ciptaannya dari UGM,
syukur kalau UGM mau membantu membiayai riset untuk menyelesaikan Pembangkit
Listrik Tenaga (???) kapasitas Megawatt pesanan dari PT Leces, Jawa Timur. Saat
itu dia memperlihatkan surat pesanan dari PT Leces ke Rektor UGM.

8. Kemudian dia membagikan kartu nama PT Brahma ……, di bidang energi
alternatif berteknologi Mata-Hati. Kemudian dilanjutkan makan siang, dan
kemudian Rektor UGM meminta saya untuk mendiskusikan secara ilmiah di Pusat
Studi Energi UGM pada hari berikutnya.

9. Sebagai catatan, selama presentasi di rumah dinas Rektor, sopir saya
bertanya ke sopir-sopir mobil rombongan. Ternyata mobil yang digunakan adalah
rental dari Surakarta.

PADA HARI BERIKUTNYA

10. Di Pusat Studi Energi UGM, salah seorang dari kelompok Joko Suprapto, yaitu
Purwanto datang di PSE-UGM dengan menggunakan taksi.

Dari Pusat Studi Energi yang melayani untuk diskusi adalah Sudiartono
(Fisika/Geofisika FMIPA-UGM) dan Kusnanto (Teknik Fisika UGM).

11. Sebelum diskusi, saya tanya latar belakang pendidikan dari Purwanto, dia
mengaku jebolan dari Fisika IKIP Yogyakarta (yang sekarang UNY). Dan di kartu
nama hanya tertulis nama Purwanto, tidak ada gelar Drs. Dan Joko Suprapto
lulusan/jebolan Teknik Elektro UGM.

(Tetapi sebagai catatan, saat ini Purwanto sudah menggunakan gelar Drs, yang
akhir-akhir ini mencoba mengelabui UMY dengan Pembangkit Listrik Tenaga (???)
dan Banyugeni-nya).

12. Dari hasil diskusi seputar pembangkit listrik tenaga (???), yang katanya
tidak ada accu-nya, beliau mulai kesulitan menjawab hukum kekekalan tenaga,
dengan mengatakan dan menceritakan perputaran elektron di orbit suatu atom
serta tenaga eksitasi elektron yang pindah orbit, dll, dll, yang intinya
menceritakan table atom di kuliah Kimia Dasar (Kalau dia dari Fisika memang
akan mendapat materi tersebut).

13. Didalam cerita, beliau mempu menciptakan Pembangkit Listrik Tenaga Matahari
kapasitas GigaWatt, dengan cara melobangi Ozon. Dan dari sini kami mulai sudah
tidak menanggapi lagi, karena sudah kelihatan penipuannya. Dan mulai
melontarkan Bahan Bakar Air, dan kami tidak menanggapi.

14. Karena kesulitan menjawab berbagai pertanyaan seputar Pembangkit Listrik,
akhirnya saya tebak apakah kotak ajaib yang didemokan merupakan PLTJ
(Pembangkit Listrik Tenaga Jin), dan dia jawab tidak.

Kemudian saya tanya

tempat workshop kotak ajaib, dia jawab di Surakarta Jalan Serengan sesuai
dengan alamat kartu nama.

15. Pada hari Sabtu, saya ke Surakarta untuk mencari alamat yang dimaksud, dan
setelah ketemu ternyata alamat tersebut adalah alamat Direktur PDAM Surakarta
dan orang sekitar tidak tahu nama Purwanto dan PT Brahma … yang ada di kartu
nama. Di kartu nama ada nomor fax dengan kode wilayah klaten (0272), nomor
tersebut saya kontak yang menerima anak kecil perempuan. Dan nomor tersebut
berada diwilayak Pakis-Delanggu.

16. Dan saat itu juga, saya telepon no. HP Purwanto, dan saat saya telepon
katanya posisi di Magelang. Dan saya katakan, anda penipu, alamat workshop yang
ditunjukkan adalah rumah Direktur PDAM Surakarta.

Dan saya katakan putus komunikasi, karena anda penipu.

17. Hanya yang kami sayangkan, saat di rumah dinas rektor UGM waktu itu, dia
mengambil foto-foto Rektor dan yang lain. Yang kami khawatirkan, dengan
foto-foto tersebut mungkin akan digunakan untuk mencari mangsa di tempat lain.

18. Berkaitan dengan PT Leces, saya menyuruh staf PSE untuk melacak ke Jawa
Timur by phone kebenaran surat pemesanan itu

Demikain sekilas informasi tentang kelompok Joko Suprapto di UGM. Ini semua
karena kepanikan masyarakat dan para pimpinan pemerintahan berkaitan krisis
energi. Sehingga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencari
keuntungan dan popularitas. Pihak Perguruan Tinggi (UGM/ITB) perlu tanggap
dengan hal tersebut, tidak perlu menyalahkan siapa pun, semua salah. Dan mari
kita di UGM kita jalin kebersamaan dan keterbukaan baik keilmuan maupun yang
lain untuk melakukan riset berbasis produk nyata yang dapat digunakan untuk
mengatasi krisis energi dan krisis segalanya.

Yogyakarta, 28 Mei 2008

Pusat Studi Energi UGM

Kepala

SUDIARTONO

Komentar (5)

Secercah harapan untuk Bandung

Ada kabar gembira pagi ini (link di sini)! Seorang guru saya, yg menjadi panutan saya, mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota Bandung. Beliau adalah Arry Akhmad Arman.

Mengapa saya sebut ini adalah secercah harapan bagi Bandung?

Karena sebelumnya saya melihat berbagai hal yg semakin memburuk di kota ini:

  1. Jalan2 raya di Bandung semakin rusak
  2. Saluran air yg terhambat dan didesain secara acak2an
  3. Pembangunan pusat2 perbelanjaan baru (Mall) yg semakin tidak terkendali
  4. Penebangan pohon2 di Bandung Utara yg semakin tidak terkendali
  5. Kemacetan yg semakin parah
  6. Belum ada solusi yg sistematis untuk memberdayakan warga yg saat ini menjadi pe-minta2 di jalan.

Saya sangat mengenal P Arry. Bapak ini harus kita dukung hanya jika kita mengharapkan pemimpin yang:

  1. Memiliki integritas tinggi dan selalu berusaha melakukan tindakan yg sejalan dengan prinsip-prinsip yg benar
  2. Memiliki latar belakang keilmuan yg kuat sehingga seluruh kebijakan yg dihasilkan selalu berdasarkan alasan-alasan yg kuat.
  3. Sangat terbuka terhadap kritik.
  4. Sangat bertanggung jawab terhadap seluruh kebijakan dan tindakan yg telah diambil. Tidak menghindar atau lempar tanggung jawab ketika ada masalah di belakang
  5. Memiliki wawasan yg luas mengenai berbagai kota di dunia
  6. Memiliki visi yg jelas
  7. Memiliki program-program kerja yg jelas dan spesifik

Untuk menghadapi berbagai permasalahan di Indonesia, kita memerlukan semacam quick win. Saya menganggap quick win ini dapat diwujudkan dengan lingkup yg lebih sempit, misalnya kota Bandung.

Jika kita dapat mewujudkan kota Bandung yg lebih baik, maka kita akan semakin yakin bahwa kita dapat mewujudkan Indonesia yg lebih baik

Karena itulah, saya menganggap bahwa pencalonan diri P Arry ini merupakan harapan bagi Bandung dan sekaligus bagi Indonesia.

Jadi?

Dukung Syinar Independen sebagai pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bandung!

Saya menunggu visi dan program kerja spesifik menurut Syinar Independen. Maju terus Syinar Independen!

Komentar (10)

Tulisan yang Lebih Tua »