Arsip untuk good news

Secercah harapan untuk Bandung

Ada kabar gembira pagi ini (link di sini)! Seorang guru saya, yg menjadi panutan saya, mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota Bandung. Beliau adalah Arry Akhmad Arman.

Mengapa saya sebut ini adalah secercah harapan bagi Bandung?

Karena sebelumnya saya melihat berbagai hal yg semakin memburuk di kota ini:

  1. Jalan2 raya di Bandung semakin rusak
  2. Saluran air yg terhambat dan didesain secara acak2an
  3. Pembangunan pusat2 perbelanjaan baru (Mall) yg semakin tidak terkendali
  4. Penebangan pohon2 di Bandung Utara yg semakin tidak terkendali
  5. Kemacetan yg semakin parah
  6. Belum ada solusi yg sistematis untuk memberdayakan warga yg saat ini menjadi pe-minta2 di jalan.

Saya sangat mengenal P Arry. Bapak ini harus kita dukung hanya jika kita mengharapkan pemimpin yang:

  1. Memiliki integritas tinggi dan selalu berusaha melakukan tindakan yg sejalan dengan prinsip-prinsip yg benar
  2. Memiliki latar belakang keilmuan yg kuat sehingga seluruh kebijakan yg dihasilkan selalu berdasarkan alasan-alasan yg kuat.
  3. Sangat terbuka terhadap kritik.
  4. Sangat bertanggung jawab terhadap seluruh kebijakan dan tindakan yg telah diambil. Tidak menghindar atau lempar tanggung jawab ketika ada masalah di belakang
  5. Memiliki wawasan yg luas mengenai berbagai kota di dunia
  6. Memiliki visi yg jelas
  7. Memiliki program-program kerja yg jelas dan spesifik

Untuk menghadapi berbagai permasalahan di Indonesia, kita memerlukan semacam quick win. Saya menganggap quick win ini dapat diwujudkan dengan lingkup yg lebih sempit, misalnya kota Bandung.

Jika kita dapat mewujudkan kota Bandung yg lebih baik, maka kita akan semakin yakin bahwa kita dapat mewujudkan Indonesia yg lebih baik

Karena itulah, saya menganggap bahwa pencalonan diri P Arry ini merupakan harapan bagi Bandung dan sekaligus bagi Indonesia.

Jadi?

Dukung Syinar Independen sebagai pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bandung!

Saya menunggu visi dan program kerja spesifik menurut Syinar Independen. Maju terus Syinar Independen!

Tanggapan (10)

Putra Indonesia Juara!

Ini email dari Pak Trio Adiono

Alhamdulillah Tim Garuda Parahiyangan dan CREW dari STEI-ITB masing-masing meraih juara I (meraih IEICE Communication Society Award)
dan Juara II (meraih “LSI of the Year for Student” dari “The Semiconductor Industry Newspaper”) pada Microchip/LSI Design Contest ke 11 di Okinawa (http://www.lsi-contest.com/index_e.html). Lomba ini merupkan lomba chip desain tingkat Internasional yang beberapa jurinya berasal dari perusahaan-perusahaan multinasional dan besar dalam industri Elektronika, seperti Sony, Renesas, Synplicity, Xilinx dll.

Lomba tahun ini bertopik merancang chip untuk sekuriti yang banyak dipakai di Industri IT, baik internet, hand-phone, wireless dan lain sebagainya yaitu rancangan RSA encoder-decoder. Chip yang dirancang memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi, sehingga president dari Sony Semiconductor, yang terkenal dengan produk Play Station3-hand Phone
dan TV-nya, datang langsung untuk melihat dan bertindak sebagai juri dalam lomba ini. Kategori penilaian meliputi Ide Baru Rancangan dan Kemungkinannya dalam aplikasi industri. Yang lebih mengesankan lagi adalah semua tim dari Indonesia merupakan mahasiswa S1, dimana tim lainnya sebagian besar adalah mahasiswa Master, bahkan dari perwakilan industri. Hasil karya tim indonesia juga akan di undang secara khusus untuk tampil di jurnal terkemuka bidang elektronika di Jepang, yaitu IEICE (http://www.ieice.org/eng/index.html) dan diliput di majalah Design Wave Magazine, yaitu merupakan majalah referensi utama bagi engineer bidang electronic design di Jepang. Tim Garuda Parahiyangan, beranggotakan Oky Firmansyah, Andry Ongkinata dan Bagus Prasetyo Wibowo, mengajukan rancangan yg berjudul ” RSA Enchiper Hardware Design Using Interleaved Algorithm with Dynamic Masking”. Sementara Time Crew, yang beranggotakan Iput Heri Kurniawan, Asep Bagja Nugraha dan Randy Saut Purba, membuat rancangan berjudul “RSA Hardware Implementation Based   nPipeline Architecture of Montgomery’s Algorithm”. Kedua Tim dipimpin langsung oleh Dr. Trio Adiono, yang membimbing langsung mahasiswa dalam membuat rancangan mereka melalui kuliah tingkat akhir “Perancangan VLSI”
di STEI ITB. ITB juga mendapat kehormatan bahwa dari 14 juri yang ada, salah satunya dari ITB, yaitu Dr. Sarwono Sutikno, yang pada lomba-lamba
sebelumnya memimpin tim-tim dari ITB. Diharapkan prestasi ini dapat mengantar ITB menjadi “World Class University”, yang kiprahnya dikenal di dunia Internasional. Dan juga diharapkan dapat membangkitkan Industri Elektronika Nasional, dan khususnya dalam chip desain yang diupayakan oleh Pusat Mikroelektronika ITB melalui berbagai programnya. Kedua Tim juga di dukung oleh perusahaan nasional untuk dapat mengikuti lomba tersebut, yaitu PT. Indosat, PT Harif, PT Graha Sarana dan berbagai pihak, PPI Okinawa, IOM ITB dan Alumni ITB.

Selamat! Semoga putra2 bangsa ini dapat mengabdikan ilmunya untuk kemajuan Indonesia.

Tanggapan (5)