Teka teki matematika

Hiburan waktu luang untuk blogger, khususnya utk kaisar matematika (ayo jawab, Mas!). Ada teka-teki menarik dari dunia maya :

Gue gak nyangka kalo 2 + 2 = 5 itu bisa dibuktiin secara matematis! Selama ini elo setuju kan kalo 2 + 2 itu sama dengan 4? Gue akhirnya nemuin rumus pembuktian untuk hal itu! Percaya gak lo…? Baca aja pelan-pelan dan jangan lupa corat-coret di kertas kalo elo emang penasaran!!

  1. Pertama-tama
    Pikirkan angka a. Angka apa aja.
  2. Sekarang bikin angka b.
  3. Angka a harus sama dengan b. Catet tuh: a = b
  4. a*a = b*a. Ya kan? Angkanya sama loh.
  5. Karena angka itu sama di kedua sisi, boleh kan gue kasih sesuatu?
    Nih, a*a – b*b = b*a – b*b. Perhatikan - b*b yang sama di kedua sisi.
  6. Kalo difaktorkan, persamaan kita menjadi (a+b)*(a-b) = b(a-b).
  7. Dari persamaan tersebut, kita bisa “mencoret” angka yang sama, yaitu (a-b), sehingga persamaannya menjadi: (a+b)*(a-b) = b(a-b).
  8. Setelah dicoret, hasilnya menjadi (a+b) = b
  9. Sekali lagi, jika gue kasih angka yang sama di kedua sisi, sama aja kan? Nih dia, (a+b) +3 = b + 3
  10. Sekarang misalnya kita menganggap kalo a = 1. Catet dulu tuh.
  11. Karena a = b , maka b = 1 juga kan?
  12. Masukkan angka itu ke persamaan no 9 –> (1+1) +3 = 1 + 3
  13. 5 = 4

NAH LO!! 5 = 4 !!?

BERARTI 2 + 2 = 4. KARENA 4 = 5 , MAKA TERBUKTILAH BAHWA 2 + 2 = 5 !!

…masih gak percaya? Berikan komentarmu!

Sumbernya dari sini

63 Komentar »

  1. scarion berkata

    kopas penuh ya? hehehe…

    ya gpp lah, ada link ke blog gue kok. Lagian gue kan juga ngambil idenya dari Uncyclopedia.

    Salam kenal yo

  2. Budi Sulistyo berkata

    Salam kenal juga. Gimana, teka-tekinya? Udah tuntas?

  3. Ali Akbar berkata

    Haha.. langkah 7 tuh :)

  4. angger berkata

    Main coret-coretan segala sih….
    Hehehe…Seru deh…
    Trims

  5. kutamaneuh berkata

    Ha ha ……. ? a = b

    Kunci nya di PIKIRKAN

  6. Dian berkata

    Rumit, otakku ga sampe mas, slam kenal ya

  7. Budi Sulistyo berkata

    @ Dian
    Soalnya gak penting2 amat utk dipikirkan kok Mbak, :D

  8. Zaki berkata

    Ini mesti dikasih jawaban serius atau cukup utk guyonan aja nih? Hehehe..

  9. Budi Sulistyo berkata

    @Zaki
    Sebenarnya ini teka-teki guyonan utk yg bisa jawab. Tp kalau gak bs jawab, teka-teki ini mendadak jadi serius :D

  10. Aji berkata

    Langkah 7 seharusnya tidak boleh dilakukan. Coret di kedua sisi sama aja membagi kedua sisi dengan jumlah yang sama. Dan pembagian pada langkah ke 7 menggunakan angka 0. Karena (a-b)=0 dari a=b (langkah 3). Jadi apapun nilainya kalo dibagi 0 tidak terdefinisi, sehingga nggak boleh tuh dibagi dengan nol. Kalau dilanggar, hasilnya bisa 2+2=5 :-)

  11. Jimmy Kadir berkata

    Kalo menurut saya salahnya ada lah dilangkah No.3
    dimana angka a harus sama dengan angka b.
    jadi boleh dikatakan 1 angka ada 2 nama.(padahal sama)
    itulah yang menyebabkan 4 = 5

    c/o= nama saya Jimmy Kadir alias Ari Wibowo.
    jadi Jimmy Kadir = Ari Wibowo. kalo orang yang tidak kenal saya akan menganggap saya adalah artis. padahal bukan.
    BETUL ga….????

  12. fathiiiii berkata

    Sepakat dengan Mas Aji.
    Pembagian dengan angka “0″ tidak terdefinisi, jadi missing linknya di sini (langkah ke-7).

    @Jimmy
    “a” bisa saja didefinisikan “sama” dengan “b”. Dalam langkah2 di atas, tukar saja “b” dengan “a”. Nanti di step 8 bisa dapat “a+a=a”, alias “2a=a”, alias “2=1″

  13. EKO W berkata

    Kok saya setuju dengan Jimmy K.
    mungkin maksud dia a tidak boleh = b, karena akan menghasilkan a – b = 0.
    jadi intinya sama saja. cuma cara penyampaiannya yang agak funky. betul ga Jim…..
    jadi kesalahan terjadi paling awal adalah di langkah ke tiga.
    kalo langkah ke 3 ketiga ga ada pasti ga ada kasus 2=1.

  14. defantri berkata

    saya sependapat dengan mas aji
    pada langkah ke 7 pencoretan (a-b) ini sama halnya dengan membagi dengan (a-b) dimana hasilnya adalah nol.
    setiap bilangan dibagi dengan nol adalah tidak terdefenisi. jadi pada langkah ke tujuh tidak boleh dilakukan.

    perlu saya tambahkan dalam konsep matematika penggunaan kata mencoret adalah salah, karena tidak pernah di coret tetapi mendapat perlakuan yang sama atau merubah bentuk tanpa merubah nilai.
    ex.
    (ab+a)/a kita ubah bentuknya menjadi
    = a(b+1)/a
    = a/a (b+1) “a/a = 1, setiap bilangan dikalikan dengan 1 adalah bilangan itu sendiri”
    =b+1. tidak ada kata pencoretan

  15. syaiba berkata

    hehe…

    harusnya kan : (2+2) * 0 = 5 * 0

    mestinya gini nih:

    2 + 2 = 5 jika dan hanya jika 5 – 2 = 2 ;)

    atau:

    2 + 2 = 5 2 / 0 = 14

  16. syaiba berkata

    maksudnya : 2 + 2 = 5 jika dan hanya jika 2 / 0 = 14

  17. Darwin berkata

    sepertinya pencoretan pada step 7 tu salah deh, tu kan variabel atau nilai yang sama. dalam penyelesaiannya kita harus memindahkan variabel yang sama pada salah satu ruas persamaan baru kita selesaikan. Betulkan mas, salahnya di step 7 kan?

  18. forever berkata

    saya juga jadi mumet kubaca baca kusave…. akhirnya memang benar, salah langkah jadi berikutnya seolah2 bener

  19. taufiqur ramadhan berkata

    jangan pernah sekalikali membagi dengan angka nol, kan bisa dilihat a-b

  20. jams berkata

    wakakkkakakakakakakakakakkakkkkk
    variabel a=b so a-b=0
    mungkinkah (a-b)/(a-b)=1 ?????????????????????????
    so…… tidak terdefinisi booooooooooo

  21. Bianto berkata

    Sampai langkah 8 aja dah selesai mengecohnya…tak usah diperpanjang. Tpi keren juga lho…

  22. Bela Ronaldoe berkata

    matematikawan bijak berkata bahwa angka nol tetaplah berarti. Jika kau menghilangkan angka nol di kedua sisi aljabar linear yang equivalen maka kau telah mengubah teori dasar matematika. Biarkan angka nol itu bertindak hingga ia menghasilkan suatu angka bukan nol, barulah kau boleh menghilangkan angka itu,itupun jika mereka sama di kedua sisi aljabar linearnya.

  23. zainul berkata

    1.napa gak di coret dari langkah yg no 5(-b*b),itu kan dah sama.so hasilx bkal saama kan ……
    2.dari langkah yg no 6, (a+b)*(a-b)=b(a-b)
    bkan kah (a+b)*(a-b)=a^2-a*b+b*a-b^2=a^2-b^2=
    bukan malah jadi :b(a-b) trus klo jwabx gtu npa gak ambil a(a-b)

    trimsssss

  24. FRENKY berkata

    Persamaan (a+b)*(a-b) = b(a-b) itu tidak sama karena kalau sama , di sini kk mengatakan sama karena hasilnya 0 , tapi yg sebenarnya itu salah kk , coba sy ambil satu contoh ya
    mis a = 4 dan b = 2
    maka ;
    (a+b)*(a-b) = b(a-b)
    (4+2)*(4-2) = 2(4-2)
    6*2 = 2*2
    yah tentu tidak sama kk
    Menurut saya yang namanya persamaan itu “apa pun angkanya yang di mislkan akan menhasilkan persamaan yang sama ”
    contoh
    (a+b)+(a+b) = 2(a+b)
    jadi apa pun “a” atau “b” tetap persamaan tersebut akan sama
    maap banyak omong
    hehehe

  25. pallawa berkata

    Harus ada syaratnya a,b >0 jadi bikin orang bingung aja….bagi yg bingung.
    A = B jika hanya jika B = A. kita harus bedakan
    A + B=B + A
    A + B=2A
    A + B=2B so 2A=2B ~ A=B

  26. avatarkids berkata

    bad news for u all matematikawan sejati, ada virus tentang memperpecahbelahkan takdir “0″ (nol), seharusnya nol tu di “atas” bukan di “bawah”,
    bapak aja di “atas” ibu, bukan di “bawah” ibu…hehehehe…..

  27. alesandro2004 berkata

    yupp…gak boleh membagi bilangan dg angka nol………jadi gak boleh asal main coret aja…dilihat dulu kalo a=b berarti a-b=0.

  28. alesandro2004 berkata

    gak ada logika yang mengatakan bahwa jika 0*4=0*5 maka 4=5 ???adalah pemahaman yang keliru……..

  29. budi setiawan berkata

    kuncinya ada di sini

    Kalo difaktorkan, persamaan kita menjadi (a+b)*(a-b) = b(a-b)

    contoh permisalan
    a*0=b*0 –> a belum tentu sama dengan b

    heheheheheh!!!!!!!!!!!!!!!!
    gak terima loe ???!!!! telp 085739533443 (wawan)

  30. qun" berkata

    namanya juga tebak”an….. khan cuma buat lucu”an all….

  31. nJiE berkata

    sumpah keren bgt teka-tekinya gw aj ampe bingung. . . .

    Kreatif BGT !!!. . . . .

  32. Rone berkata

    b*a – b*b = b(a-b)
    menurut saya persmaan ini
    menurut teori sama tetapi sebenarnya tidak untuk angka yang sama.

    e.g:
    b= 1
    a= 1
    b*a – b*b = 1*1 – 1*1
    = 1- 1 =0
    tapi jika

    b(b-a) = 1(1-1)
    = 1 *0
    = tk terhinggaso itu berbeda………………..!!!!

  33. Kok tolol kali otak yang membuat blog ini..
    kuliah dimana sih kau?? tolol..tolol.. kurasa iq mu tak lebih dari 100

  34. bobby berkata

    ku kok bodoh kali ah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  35. kholid walid berkata

    koq ilmuwan2 matematika terdahulu tidak sibuk untuk mempermasalahkan sesuatu yg pasti???

  36. Bona berkata

    Ini permainan orang TOLOL..
    Langkah ke-6 itu salah GOBLOK
    Pencoretan (a-b) dengan (a-b) = (a-b)/(a-b)
    karena a=b, berarti 0/0= tidak terhingga
    Pembagian, yang benar, hanya bila a-b tidak sama NOL
    Yang buat SOAL TOLOL. Kalau TOLOL jangan SOK main MATEMATIKA ok

    • Stopjudi berkata

      Bahasa nya itu lho. Tolong lebih santun dong, ini kan just for fun.

  37. ade juliandi berkata

    slm kenal je ye…………………….
    satu hal yg pasti dalam mate-matika.
    bahwasa nya ilmu ini adalh Exsakta. So………………
    jangan suka2 nya dong nyoret2 apa lagi pake masuk2kin tambahan2 yang gak jelas gitu!!!!!!!!!!!

  38. langkah 7 tak sah dalam matematik…coz melibatkan pembagian dengan bilangan noll (a-b=o, coz a=b)…kan ga bolehh…:))

  39. dinda27 berkata

    :) sudah di baca.
    salam kenal aja, numpang lewat

  40. Eternia berkata

    Memang benar, kedua ruas boleh ditambah atau dikurangi dengan sesuatu nilai yang sama. Tapiii….dalam contohmu, a*a – b*b = b*a – b*b membuat kedua ruas jadi bernilai 0. Takkk saahhhh bo, rusaklah dunia persilatan, eeh.. permatematikaan kalau sampe kedua ruas dijadikan 0=0.

  41. Riddin berkata

    Menarik juga tuh teka-teki nya lucu juga… wlaupun ga’ masuk akal…

  42. DeNz berkata

    hahaha… kata gw c… janggal ny waktu mas nyoret (a-b) di ke 2 sisi… kan a=b…jadi a-b ntu sama aja 0… nah… konsep coret mencoret juga kan asli ny pembagian… jadi di si2 qri dibagi (a-b) di kanan jg sama… nah… permasalahan ny, (a-b) ntu 0… masa ada angka dibagi ma 0?? hehehe… :D

  43. M.Day berkata

    wah salut banget ama imajinasi anda.,.,.,..,.,..

  44. razaQ berkata

    itu teka-teki jaman bgt!!!
    kn itu dcontek dr soal jaman 1=2
    akh….., gk kreatif…
    truz maen coret2 lg..
    gonlok yang bwt soal tuch…

  45. razaQ berkata

    itu teka-teki jaman bgt!!!
    kn itu dcontek dr soal jaman 1=2
    akh….., gk kreatif…
    truz maen coret2 lg..
    goblok yang bwt soal tuch…

  46. Rie Nie berkata

    DaLam eM-eM, di kasih tanda beda karna niLainya beda,
    jadi, kaLo sama, Langsung aja,
    Td Qan, ”a = b”
    subsitusi aja ”a” jd ”b” atau
    “b” jd “a”

    So…
    persaMaan numer 4, iang “a*a = b*a”
    jd “a*a = a*a”
    atau “b*b = b*b”

    karna, kaLo kamu buat kyak geto,
    bisa ngerubah niLainya, nggak Cuma bentuk.

    pas penambahan daLam persamaan nomor 5
    oK bisa diterima karena nggak ngerubah niLai,

    masaLah penyeLesaian ini terdapat pada persamaan di nomor 6
    yang berasaL dari persamaan nomor 5 yaitu
    ” a*a – b*b = b*a – b*b”
    kamu Lupa yah…
    kaLo “a = b”
    jadi, kaLo kamu buat jadi
    (a+b)*(a-b) = b(a-b).
    Tuh yang buad saLah
    Karena bisa menghiLangkan niLai “a” yang satunya Lagi
    Persamaan
    ” a*a – b*b = b*a – b*b”
    Akan jadi
    a2- b2 = ab – b2

    “ab sama aja dengan a2 ”
    Jadi persamaan nomor 6 harusnya tetep
    (a+b)*(a-b) = (a+b) * (a-b) bukan jd b(a-b)

    Pada saat proses pencoretan di nomor 7, kamu udah ngilangin nilai “a”

    Lagian, ngapai repot – reot kaLo udah sama?
    Masukkan aja Langsung niLainya.

    Kalo kamu tetep keukeh dengan pendapat kamu coba renungkan pada saat pengoperasian terkhir,
    kamu tuh nggak bisa Langsung buat niLai b di kiri itu sama dengan b di kanan
    Karena a+b itu sama dengan b,
    maka daLam pengoperasian,
    Kamu harus subsitusi
    a+ b jadi b
    atau b jadi a+b

    variabeL b yang di sebeLah kanan tidak sama niLainya dengan variabeL b di sebeLah kiri
    karena variabeL b dikanan sama dengan nilai a+b yang di kiri bukan hanya b yang di kiri saja
    maka dari itu saya biLang anda menghilangkan niLai a

    karena neh kan masuk spL 2 variabeL
    sedangkan tuk 2 variabel itu nilanya antara variabeL yang satu dengan yang satu lagi akan beda,
    karena kaLo sama, jadikan persamaan satu variabeL aja…

    kalo masih keukeh juga,
    subsitusi nilai a=3 ke persamaan terakhir yang di nomor 9 jadi hasilnya
    (3+3) +3 = 3 + 3
    9=6
    Jadi menurut anda 3+3=9 ?????

    ha…ha…
    aneh….
    saLah tuH…

    anda bukan memanipuLasi aLjabar
    tapi, memanipuLasi pikiran

    keren juga…
    Lumayan Lah….

  47. Yuyus berkata

    waaaaaaaoooooooooooo good perfect…… !!!

  48. goodboy berkata

    nich kn cuma bwt humor2 an,kng ada yg marah

  49. Firza berkata

    Nah loh!!??? BINGUNG GUE !!!! KOQ BISA !!????

  50. heri masudi berkata

    eh mas,…langkah ke 7 yang salah. disitu gak boleh maen corat coret. disitu kan kalo kita masukkan angka maka hasilnya nol. nol diruas kanan dan kiri g boleh dicret karena hasilnya tak hingga. oke

  51. vie'da berkata

    wah kalo itu namanya menyalahi aturan yang ada dalam konsep matematika.
    SEBAGAI MAHASISWA JURUSAN MATEMATIKA “SAYA TIDAK MENERIMA TEKA-TEKI SEPERTI ITU”
    karena tu menyalahi konsep yang ada dan dapat membodohkan orang yang baca!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!.

  52. silvia berkata

    paan sih gw g ngerti

  53. Fani berkata

    gue nggAK PERCAYA BANGET!!!

  54. Sheva berkata

    Ah ga ada kerjaan banget

  55. wela berkata

    ya iyalah..tu mah bukan teka-teki..emang bisa kayak gitu…

    kalo dalam matematika namanya TEORI BILANGAN….

  56. finna fadila berkata

    gue nggak percaya maksudnya apa?

  57. bendi berkata

    iya langkah 7 nya yang ga boleh, 0 jadi pengali 2 sisi tu haram
    0=0
    98*0=2*0 haram ni, maen coret 0 aja

    kalo kayak gitu 98=2 ???
    bilangan apa aja bs sama dgn bilangan apa aja kalo kyk gitu ??

  58. Ahmad Mawardi berkata

    Miss nya dilagkah 3 dan 7…Langkah 7 bertentangan dengan pengandaian yang dilakukan pada langkah 3….Pembuktian sangat tidak valid…Salam kenal. Tankss

  59. firman berkata

    Heran juga …. sebenarnya yang tolol atau yang goblok siapa sich…

    Jawabannya adalah yang buat pertanyaan ga entos / ga gena !!!!!

    Nah yoiki dunia iso kiamat nek kakean wong goblok kuminter

    Lihat langgkah 3 aja udah kayak orang gila si pembuat soal

  60. ilham saputra berkata

    sepakat dgn aji bahwa langkah 3 salah karena sama dibagi dengan nol

  61. `The uN` berkata

    mnurut saya,
    letak kesalahannya ada pada langkah ke-6 yaitu pemfaktoran
    kalo diperhatikan dari semua langkah, di langkah ke-6 lah
    nilai persamaan berubah menjadi pertidaksamaan,

    langkah ke-5 : a*a – b*b = b*a – b*b
    jika kita ganti ke angka –> 2*2 – 2*2 = 2*2 – 2*2 (ini masih persamaan)

    tapi di langkah ke- 6 sudah berubah massa penjumlah walau hasil sama dikarenakan ada 0
    (a+b)*(a-b) = b*(a-b)
    jika kita ganti ke angka –> (2+2)*(2-2)=2*(2-2)
    4 * 0 = 2*0
    ini yg rancu
    dikatakan persamaan jikalau bilangan apapun kita gantikan di ruas kiri n kanan akan tetap bernilai sama
    perhatikan 4*0 = 2*0
    kalo 0 saya misalkan a seharusnya tidak masalah apabila disebut persamaan, karena ruas kiri n kanan dikali bilangan yg sama?
    sekarang menjadi 4*a=2*a
    kalo saya ganti 4*1=2*1
    maka persamaan sudah berubah menjadi pertidaksamaan

    hal itu disebakan atas perlakuan faktorisasi yang salah
    faktorisasi (a+b)*(a-b)=aa-bb jika dan hanya jika a tidak sama dengan b
    sementara case di atas adalah a=b.

  62. ama berkata

    hihihi…. dari awal aja udah salah…

    kalo dipaksa a=b, maka angka berapapun ya jelas sama…
    gak perlu dihitung sampe ngejelimet…

    kalo a=b berarti 4 = 5 udah selesai !!

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah Komentar