Beranda > Lucu-Lucu > Teka teki matematika

Teka teki matematika

Hiburan waktu luang untuk blogger, khususnya utk kaisar matematika (ayo jawab, Mas!). Ada teka-teki menarik dari dunia maya :

Gue gak nyangka kalo 2 + 2 = 5 itu bisa dibuktiin secara matematis! Selama ini elo setuju kan kalo 2 + 2 itu sama dengan 4? Gue akhirnya nemuin rumus pembuktian untuk hal itu! Percaya gak lo…? Baca aja pelan-pelan dan jangan lupa corat-coret di kertas kalo elo emang penasaran!!

  1. Pertama-tama
    Pikirkan angka a. Angka apa aja.
  2. Sekarang bikin angka b.
  3. Angka a harus sama dengan b. Catet tuh: a = b
  4. a*a = b*a. Ya kan? Angkanya sama loh.
  5. Karena angka itu sama di kedua sisi, boleh kan gue kasih sesuatu?
    Nih, a*a – b*b = b*a – b*b. Perhatikan - b*b yang sama di kedua sisi.
  6. Kalo difaktorkan, persamaan kita menjadi (a+b)*(a-b) = b(a-b).
  7. Dari persamaan tersebut, kita bisa “mencoret” angka yang sama, yaitu (a-b), sehingga persamaannya menjadi: (a+b)*(a-b) = b(a-b).
  8. Setelah dicoret, hasilnya menjadi (a+b) = b
  9. Sekali lagi, jika gue kasih angka yang sama di kedua sisi, sama aja kan? Nih dia, (a+b) +3 = b + 3
  10. Sekarang misalnya kita menganggap kalo a = 1. Catet dulu tuh.
  11. Karena a = b , maka b = 1 juga kan?
  12. Masukkan angka itu ke persamaan no 9 –> (1+1) +3 = 1 + 3
  13. 5 = 4

NAH LO!! 5 = 4 !!?

BERARTI 2 + 2 = 4. KARENA 4 = 5 , MAKA TERBUKTILAH BAHWA 2 + 2 = 5 !!

…masih gak percaya? Berikan komentarmu!

Sumbernya dari sini

About these ads
Kategori:Lucu-Lucu
  1. scarion
    Maret 13, 2008 pukul 4:09 am

    kopas penuh ya? hehehe…

    ya gpp lah, ada link ke blog gue kok. Lagian gue kan juga ngambil idenya dari Uncyclopedia.

    Salam kenal yo

    • ari
      September 23, 2010 pukul 10:22 am

      langkah 6 yg mencurigakan ..hahahayy

  2. Maret 13, 2008 pukul 4:59 am

    Salam kenal juga. Gimana, teka-tekinya? Udah tuntas?

  3. Maret 13, 2008 pukul 5:19 am

    Haha.. langkah 7 tuh :)

  4. Maret 13, 2008 pukul 3:11 pm

    Main coret-coretan segala sih….
    Hehehe…Seru deh…
    Trims

  5. kutamaneuh
    Maret 18, 2008 pukul 2:59 am

    Ha ha ……. ? a = b

    Kunci nya di PIKIRKAN

  6. Maret 30, 2008 pukul 12:08 pm

    Rumit, otakku ga sampe mas, slam kenal ya

  7. Maret 30, 2008 pukul 3:10 pm

    @ Dian
    Soalnya gak penting2 amat utk dipikirkan kok Mbak, :D

  8. Zaki
    April 1, 2008 pukul 6:47 am

    Ini mesti dikasih jawaban serius atau cukup utk guyonan aja nih? Hehehe..

  9. April 1, 2008 pukul 6:53 am

    @Zaki
    Sebenarnya ini teka-teki guyonan utk yg bisa jawab. Tp kalau gak bs jawab, teka-teki ini mendadak jadi serius :D

  10. Aji
    April 12, 2008 pukul 6:01 am

    Langkah 7 seharusnya tidak boleh dilakukan. Coret di kedua sisi sama aja membagi kedua sisi dengan jumlah yang sama. Dan pembagian pada langkah ke 7 menggunakan angka 0. Karena (a-b)=0 dari a=b (langkah 3). Jadi apapun nilainya kalo dibagi 0 tidak terdefinisi, sehingga nggak boleh tuh dibagi dengan nol. Kalau dilanggar, hasilnya bisa 2+2=5 :-)

    • supaRJO
      April 14, 2011 pukul 11:21 am

      salut buat prof

    • anwar
      Maret 9, 2012 pukul 8:08 am

      betul tu….7*0 = 25*0 = 0 ,,,,klu 0 dicoret ya 7 = 25,,

  11. Jimmy Kadir
    April 24, 2008 pukul 9:34 am

    Kalo menurut saya salahnya ada lah dilangkah No.3
    dimana angka a harus sama dengan angka b.
    jadi boleh dikatakan 1 angka ada 2 nama.(padahal sama)
    itulah yang menyebabkan 4 = 5

    c/o= nama saya Jimmy Kadir alias Ari Wibowo.
    jadi Jimmy Kadir = Ari Wibowo. kalo orang yang tidak kenal saya akan menganggap saya adalah artis. padahal bukan.
    BETUL ga….????

  12. April 26, 2008 pukul 2:29 am

    Sepakat dengan Mas Aji.
    Pembagian dengan angka “0” tidak terdefinisi, jadi missing linknya di sini (langkah ke-7).

    @Jimmy
    “a” bisa saja didefinisikan “sama” dengan “b”. Dalam langkah2 di atas, tukar saja “b” dengan “a”. Nanti di step 8 bisa dapat “a+a=a”, alias “2a=a”, alias “2=1″

  13. EKO W
    April 30, 2008 pukul 10:04 am

    Kok saya setuju dengan Jimmy K.
    mungkin maksud dia a tidak boleh = b, karena akan menghasilkan a – b = 0.
    jadi intinya sama saja. cuma cara penyampaiannya yang agak funky. betul ga Jim…..
    jadi kesalahan terjadi paling awal adalah di langkah ke tiga.
    kalo langkah ke 3 ketiga ga ada pasti ga ada kasus 2=1.

  14. defantri
    Mei 1, 2008 pukul 3:33 pm

    saya sependapat dengan mas aji
    pada langkah ke 7 pencoretan (a-b) ini sama halnya dengan membagi dengan (a-b) dimana hasilnya adalah nol.
    setiap bilangan dibagi dengan nol adalah tidak terdefenisi. jadi pada langkah ke tujuh tidak boleh dilakukan.

    perlu saya tambahkan dalam konsep matematika penggunaan kata mencoret adalah salah, karena tidak pernah di coret tetapi mendapat perlakuan yang sama atau merubah bentuk tanpa merubah nilai.
    ex.
    (ab+a)/a kita ubah bentuknya menjadi
    = a(b+1)/a
    = a/a (b+1) “a/a = 1, setiap bilangan dikalikan dengan 1 adalah bilangan itu sendiri”
    =b+1. tidak ada kata pencoretan

  15. syaiba
    Mei 21, 2008 pukul 9:45 pm

    hehe…

    harusnya kan : (2+2) * 0 = 5 * 0

    mestinya gini nih:

    2 + 2 = 5 jika dan hanya jika 5 – 2 = 2 ;)

    atau:

    2 + 2 = 5 2 / 0 = 14

  16. syaiba
    Mei 21, 2008 pukul 9:46 pm

    maksudnya : 2 + 2 = 5 jika dan hanya jika 2 / 0 = 14

  17. Darwin
    Mei 30, 2008 pukul 3:22 am

    sepertinya pencoretan pada step 7 tu salah deh, tu kan variabel atau nilai yang sama. dalam penyelesaiannya kita harus memindahkan variabel yang sama pada salah satu ruas persamaan baru kita selesaikan. Betulkan mas, salahnya di step 7 kan?

  18. Juni 10, 2008 pukul 8:29 am

    saya juga jadi mumet kubaca baca kusave…. akhirnya memang benar, salah langkah jadi berikutnya seolah2 bener

  19. taufiqur ramadhan
    Agustus 3, 2008 pukul 4:38 am

    jangan pernah sekalikali membagi dengan angka nol, kan bisa dilihat a-b

  20. jams
    Agustus 29, 2008 pukul 11:43 pm

    wakakkkakakakakakakakakakkakkkkk
    variabel a=b so a-b=0
    mungkinkah (a-b)/(a-b)=1 ?????????????????????????
    so…… tidak terdefinisi booooooooooo

  21. Bianto
    September 6, 2008 pukul 10:53 am

    Sampai langkah 8 aja dah selesai mengecohnya…tak usah diperpanjang. Tpi keren juga lho…

  22. Bela Ronaldoe
    September 16, 2008 pukul 5:28 pm

    matematikawan bijak berkata bahwa angka nol tetaplah berarti. Jika kau menghilangkan angka nol di kedua sisi aljabar linear yang equivalen maka kau telah mengubah teori dasar matematika. Biarkan angka nol itu bertindak hingga ia menghasilkan suatu angka bukan nol, barulah kau boleh menghilangkan angka itu,itupun jika mereka sama di kedua sisi aljabar linearnya.

  23. zainul
    September 22, 2008 pukul 12:57 am

    1.napa gak di coret dari langkah yg no 5(-b*b),itu kan dah sama.so hasilx bkal saama kan ……
    2.dari langkah yg no 6, (a+b)*(a-b)=b(a-b)
    bkan kah (a+b)*(a-b)=a^2-a*b+b*a-b^2=a^2-b^2=
    bukan malah jadi :b(a-b) trus klo jwabx gtu npa gak ambil a(a-b)

    trimsssss

  24. FRENKY
    September 24, 2008 pukul 6:19 am

    Persamaan (a+b)*(a-b) = b(a-b) itu tidak sama karena kalau sama , di sini kk mengatakan sama karena hasilnya 0 , tapi yg sebenarnya itu salah kk , coba sy ambil satu contoh ya
    mis a = 4 dan b = 2
    maka ;
    (a+b)*(a-b) = b(a-b)
    (4+2)*(4-2) = 2(4-2)
    6*2 = 2*2
    yah tentu tidak sama kk
    Menurut saya yang namanya persamaan itu “apa pun angkanya yang di mislkan akan menhasilkan persamaan yang sama ”
    contoh
    (a+b)+(a+b) = 2(a+b)
    jadi apa pun “a” atau “b” tetap persamaan tersebut akan sama
    maap banyak omong
    hehehe

    • Denny Rengganis
      Mei 28, 2011 pukul 1:54 pm

      apapun mesti sama???
      buka buku smp tentang persamaan,
      saya jelaskan,bahwa persamaan hanya di penuhi oleh beberapa bilangan yang memenuhi syarat,

      kalau semua bisa kenapa ada soal seperti ini

      tentukan penyelsaian dari (yang gampang kalo ane kasih soal olimpiade,gak bakalan ada yang paham)
      3a+1=a+5

      apa disini a dipenuhi oleh seluruh bilangan??
      pernyataan anda,merupakan pernyataan yang lucu
      wkwkwk

  25. pallawa
    September 25, 2008 pukul 5:07 am

    Harus ada syaratnya a,b >0 jadi bikin orang bingung aja….bagi yg bingung.
    A = B jika hanya jika B = A. kita harus bedakan
    A + B=B + A
    A + B=2A
    A + B=2B so 2A=2B ~ A=B

  26. avatarkids
    Oktober 21, 2008 pukul 4:55 am

    bad news for u all matematikawan sejati, ada virus tentang memperpecahbelahkan takdir “0” (nol), seharusnya nol tu di “atas” bukan di “bawah”,
    bapak aja di “atas” ibu, bukan di “bawah” ibu…hehehehe…..

  27. alesandro2004
    Oktober 22, 2008 pukul 8:07 am

    yupp…gak boleh membagi bilangan dg angka nol………jadi gak boleh asal main coret aja…dilihat dulu kalo a=b berarti a-b=0.

  28. alesandro2004
    Oktober 22, 2008 pukul 8:11 am

    gak ada logika yang mengatakan bahwa jika 0*4=0*5 maka 4=5 ???adalah pemahaman yang keliru……..

  29. budi setiawan
    November 11, 2008 pukul 4:00 am

    kuncinya ada di sini

    Kalo difaktorkan, persamaan kita menjadi (a+b)*(a-b) = b(a-b)

    contoh permisalan
    a*0=b*0 –> a belum tentu sama dengan b

    heheheheheh!!!!!!!!!!!!!!!!
    gak terima loe ???!!!! telp 085739533443 (wawan)

    • Denny Rengganis
      Mei 28, 2011 pukul 1:57 pm

      gak terima 1000%,dah tau itu tka tki konyol tapi anda buat kesalahan
      dalam suatu soal,sang pembuat bebas,membuat sesuka hatinya
      karena sang pembuat soal sudah bikin,”asumsi” kalo a=b,so kerjain apa adanya
      jadi meski a*0=b*0,kalo di ni soal,a=b,karena sang pembuat mintanya begitu

  30. qun"
    November 18, 2008 pukul 4:43 pm

    namanya juga tebak”an….. khan cuma buat lucu”an all….

  31. nJiE
    November 21, 2008 pukul 1:07 pm

    sumpah keren bgt teka-tekinya gw aj ampe bingung. . . .

    Kreatif BGT !!!. . . . .

  32. Rone
    Desember 10, 2008 pukul 6:12 am

    b*a – b*b = b(a-b)
    menurut saya persmaan ini
    menurut teori sama tetapi sebenarnya tidak untuk angka yang sama.

    e.g:
    b= 1
    a= 1
    b*a – b*b = 1*1 – 1*1
    = 1- 1 =0
    tapi jika

    b(b-a) = 1(1-1)
    = 1 *0
    = tk terhinggaso itu berbeda………………..!!!!

  33. Januari 8, 2009 pukul 11:19 am

    Kok tolol kali otak yang membuat blog ini..
    kuliah dimana sih kau?? tolol..tolol.. kurasa iq mu tak lebih dari 100

  34. bobby
    Januari 16, 2009 pukul 9:26 am

    ku kok bodoh kali ah!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  35. Januari 30, 2009 pukul 9:46 am

    koq ilmuwan2 matematika terdahulu tidak sibuk untuk mempermasalahkan sesuatu yg pasti???

  36. Bona
    Februari 1, 2009 pukul 9:54 am

    Ini permainan orang TOLOL..
    Langkah ke-6 itu salah GOBLOK
    Pencoretan (a-b) dengan (a-b) = (a-b)/(a-b)
    karena a=b, berarti 0/0= tidak terhingga
    Pembagian, yang benar, hanya bila a-b tidak sama NOL
    Yang buat SOAL TOLOL. Kalau TOLOL jangan SOK main MATEMATIKA ok

    • Juni 17, 2009 pukul 7:41 am

      Bahasa nya itu lho. Tolong lebih santun dong, ini kan just for fun.

      • angga
        Oktober 18, 2010 pukul 7:13 am

        yang tolol tu kamu… ne an cm just for fun.. semua jg udah tau t…dasar loe sok tau. eq sm sq kmu mn..

      • angga
        Oktober 18, 2010 pukul 7:14 am

        untuk bona

    • Maret 6, 2010 pukul 4:01 pm

      biasa aj donk mas…g usah ngamuk2 gtu…kliatan desonya tw!!.

    • Hadi
      Maret 14, 2010 pukul 9:56 am

      Kasian sekali mas BONA ini. Kelihatan hidupnya gak bahagia.

    • Januari 13, 2011 pukul 12:22 pm

      menggelikan, kalau anda, BONA seorang matematikawan,,, anda tidak akan mengatakan hal tersebut, itu menunjukkan kesombongan anda, kalau anda tahu jawabannya kenapa anda tidak menjelaskannya secara matematis dan logis sesuai algoritma yang berlaku….

  37. ade juliandi
    Februari 20, 2009 pukul 2:59 am

    slm kenal je ye…………………….
    satu hal yg pasti dalam mate-matika.
    bahwasa nya ilmu ini adalh Exsakta. So………………
    jangan suka2 nya dong nyoret2 apa lagi pake masuk2kin tambahan2 yang gak jelas gitu!!!!!!!!!!!

  38. Maret 10, 2009 pukul 7:29 pm

    langkah 7 tak sah dalam matematik…coz melibatkan pembagian dengan bilangan noll (a-b=o, coz a=b)…kan ga bolehh…:))

  39. Maret 14, 2009 pukul 4:07 am

    :) sudah di baca.
    salam kenal aja, numpang lewat

  40. Maret 19, 2009 pukul 12:52 am

    Memang benar, kedua ruas boleh ditambah atau dikurangi dengan sesuatu nilai yang sama. Tapiii….dalam contohmu, a*a – b*b = b*a – b*b membuat kedua ruas jadi bernilai 0. Takkk saahhhh bo, rusaklah dunia persilatan, eeh.. permatematikaan kalau sampe kedua ruas dijadikan 0=0.

  41. Riddin
    Maret 19, 2009 pukul 5:44 am

    Menarik juga tuh teka-teki nya lucu juga… wlaupun ga’ masuk akal…

  42. DeNz
    Maret 20, 2009 pukul 6:44 pm

    hahaha… kata gw c… janggal ny waktu mas nyoret (a-b) di ke 2 sisi… kan a=b…jadi a-b ntu sama aja 0… nah… konsep coret mencoret juga kan asli ny pembagian… jadi di si2 qri dibagi (a-b) di kanan jg sama… nah… permasalahan ny, (a-b) ntu 0… masa ada angka dibagi ma 0?? hehehe… :D…

  43. M.Day
    Maret 22, 2009 pukul 4:53 am

    wah salut banget ama imajinasi anda.,.,.,..,.,..

  44. razaQ
    April 1, 2009 pukul 1:33 pm

    itu teka-teki jaman bgt!!!
    kn itu dcontek dr soal jaman 1=2
    akh….., gk kreatif…
    truz maen coret2 lg..
    gonlok yang bwt soal tuch…

  45. razaQ
    April 1, 2009 pukul 1:37 pm

    itu teka-teki jaman bgt!!!
    kn itu dcontek dr soal jaman 1=2
    akh….., gk kreatif…
    truz maen coret2 lg..
    goblok yang bwt soal tuch…

  46. Rie Nie
    April 7, 2009 pukul 10:46 am

    DaLam eM-eM, di kasih tanda beda karna niLainya beda,
    jadi, kaLo sama, Langsung aja,
    Td Qan, ”a = b”
    subsitusi aja ”a” jd ”b” atau
    “b” jd “a”

    So…
    persaMaan numer 4, iang “a*a = b*a”
    jd “a*a = a*a”
    atau “b*b = b*b”

    karna, kaLo kamu buat kyak geto,
    bisa ngerubah niLainya, nggak Cuma bentuk.

    pas penambahan daLam persamaan nomor 5
    oK bisa diterima karena nggak ngerubah niLai,

    masaLah penyeLesaian ini terdapat pada persamaan di nomor 6
    yang berasaL dari persamaan nomor 5 yaitu
    ” a*a – b*b = b*a – b*b”
    kamu Lupa yah…
    kaLo “a = b”
    jadi, kaLo kamu buat jadi
    (a+b)*(a-b) = b(a-b).
    Tuh yang buad saLah
    Karena bisa menghiLangkan niLai “a” yang satunya Lagi
    Persamaan
    ” a*a – b*b = b*a – b*b”
    Akan jadi
    a2- b2 = ab – b2

    “ab sama aja dengan a2 ”
    Jadi persamaan nomor 6 harusnya tetep
    (a+b)*(a-b) = (a+b) * (a-b) bukan jd b(a-b)

    Pada saat proses pencoretan di nomor 7, kamu udah ngilangin nilai “a”

    Lagian, ngapai repot – reot kaLo udah sama?
    Masukkan aja Langsung niLainya.

    Kalo kamu tetep keukeh dengan pendapat kamu coba renungkan pada saat pengoperasian terkhir,
    kamu tuh nggak bisa Langsung buat niLai b di kiri itu sama dengan b di kanan
    Karena a+b itu sama dengan b,
    maka daLam pengoperasian,
    Kamu harus subsitusi
    a+ b jadi b
    atau b jadi a+b

    variabeL b yang di sebeLah kanan tidak sama niLainya dengan variabeL b di sebeLah kiri
    karena variabeL b dikanan sama dengan nilai a+b yang di kiri bukan hanya b yang di kiri saja
    maka dari itu saya biLang anda menghilangkan niLai a

    karena neh kan masuk spL 2 variabeL
    sedangkan tuk 2 variabel itu nilanya antara variabeL yang satu dengan yang satu lagi akan beda,
    karena kaLo sama, jadikan persamaan satu variabeL aja…

    kalo masih keukeh juga,
    subsitusi nilai a=3 ke persamaan terakhir yang di nomor 9 jadi hasilnya
    (3+3) +3 = 3 + 3
    9=6
    Jadi menurut anda 3+3=9 ?????

    ha…ha…
    aneh….
    saLah tuH…

    anda bukan memanipuLasi aLjabar
    tapi, memanipuLasi pikiran

    keren juga…
    Lumayan Lah….

  47. Yuyus
    April 10, 2009 pukul 11:07 am

    waaaaaaaoooooooooooo good perfect…… !!!

  48. April 15, 2009 pukul 6:48 am

    nich kn cuma bwt humor2 an,kng ada yg marah

  49. April 23, 2009 pukul 11:08 am

    Nah loh!!??? BINGUNG GUE !!!! KOQ BISA !!????

  50. heri masudi
    April 27, 2009 pukul 1:16 pm

    eh mas,…langkah ke 7 yang salah. disitu gak boleh maen corat coret. disitu kan kalo kita masukkan angka maka hasilnya nol. nol diruas kanan dan kiri g boleh dicret karena hasilnya tak hingga. oke

  51. vie'da
    April 29, 2009 pukul 1:11 am

    wah kalo itu namanya menyalahi aturan yang ada dalam konsep matematika.
    SEBAGAI MAHASISWA JURUSAN MATEMATIKA “SAYA TIDAK MENERIMA TEKA-TEKI SEPERTI ITU”
    karena tu menyalahi konsep yang ada dan dapat membodohkan orang yang baca!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!.

  52. April 29, 2009 pukul 12:21 pm

    paan sih gw g ngerti

  53. Fani
    April 30, 2009 pukul 7:02 am

    gue nggAK PERCAYA BANGET!!!

  54. Sheva
    Mei 6, 2009 pukul 7:13 am

    Ah ga ada kerjaan banget

  55. wela
    Mei 7, 2009 pukul 9:11 am

    ya iyalah..tu mah bukan teka-teki..emang bisa kayak gitu…

    kalo dalam matematika namanya TEORI BILANGAN….

    • penjahat sadiz
      Mei 28, 2011 pukul 2:00 pm

      sapa bilang tuh terbil,kolot banget nih orang,tuh soal kolot
      aljabar dasar

  56. finna fadila
    Mei 19, 2009 pukul 2:28 pm

    gue nggak percaya maksudnya apa?

  57. bendi
    Mei 21, 2009 pukul 2:48 am

    iya langkah 7 nya yang ga boleh, 0 jadi pengali 2 sisi tu haram
    0=0
    98*0=2*0 haram ni, maen coret 0 aja

    kalo kayak gitu 98=2 ???
    bilangan apa aja bs sama dgn bilangan apa aja kalo kyk gitu ??

  58. Ahmad Mawardi
    Mei 27, 2009 pukul 5:56 am

    Miss nya dilagkah 3 dan 7…Langkah 7 bertentangan dengan pengandaian yang dilakukan pada langkah 3….Pembuktian sangat tidak valid…Salam kenal. Tankss

    • Denny Rengganis
      Mei 28, 2011 pukul 2:03 pm

      langkah 3 pembuktianya gak valid gimana
      itu asumsi,terserah yang buat soal dong

  59. Mei 27, 2009 pukul 8:40 am

    Heran juga …. sebenarnya yang tolol atau yang goblok siapa sich…

    Jawabannya adalah yang buat pertanyaan ga entos / ga gena !!!!!

    Nah yoiki dunia iso kiamat nek kakean wong goblok kuminter

    Lihat langgkah 3 aja udah kayak orang gila si pembuat soal

    • Denny Rengganis
      Mei 28, 2011 pukul 2:04 pm

      anda yang tolol
      gak bisa math,gak usah bilang
      gak pernah ngerjain soal olim ya
      itu namanya asumsi,terserah yang bikin soal dong,mau sama mau nggak

  60. ilham saputra
    Mei 31, 2009 pukul 3:42 pm

    sepakat dgn aji bahwa langkah 3 salah karena sama dibagi dengan nol

  61. `The uN`
    Juni 25, 2009 pukul 10:06 am

    mnurut saya,
    letak kesalahannya ada pada langkah ke-6 yaitu pemfaktoran
    kalo diperhatikan dari semua langkah, di langkah ke-6 lah
    nilai persamaan berubah menjadi pertidaksamaan,

    langkah ke-5 : a*a – b*b = b*a – b*b
    jika kita ganti ke angka –> 2*2 – 2*2 = 2*2 – 2*2 (ini masih persamaan)

    tapi di langkah ke- 6 sudah berubah massa penjumlah walau hasil sama dikarenakan ada 0
    (a+b)*(a-b) = b*(a-b)
    jika kita ganti ke angka –> (2+2)*(2-2)=2*(2-2)
    4 * 0 = 2*0
    ini yg rancu
    dikatakan persamaan jikalau bilangan apapun kita gantikan di ruas kiri n kanan akan tetap bernilai sama
    perhatikan 4*0 = 2*0
    kalo 0 saya misalkan a seharusnya tidak masalah apabila disebut persamaan, karena ruas kiri n kanan dikali bilangan yg sama?
    sekarang menjadi 4*a=2*a
    kalo saya ganti 4*1=2*1
    maka persamaan sudah berubah menjadi pertidaksamaan

    hal itu disebakan atas perlakuan faktorisasi yang salah
    faktorisasi (a+b)*(a-b)=aa-bb jika dan hanya jika a tidak sama dengan b
    sementara case di atas adalah a=b.

    • Juli 28, 2009 pukul 12:21 pm

      Ya..ya..ya….(gigi)
      tu bru bener…
      Mantaphh…mantaphh…!

  62. ama
    Juli 2, 2009 pukul 7:59 am

    hihihi…. dari awal aja udah salah…

    kalo dipaksa a=b, maka angka berapapun ya jelas sama…
    gak perlu dihitung sampe ngejelimet…

    kalo a=b berarti 4 = 5 udah selesai !!

    • Juli 28, 2009 pukul 12:24 pm

      Q..suka gaya lo…!

      klo a=b ya udah,…misal kucing=lembu…ya udah memang gt..

      tpi btw..ngejelimet tu paan??

  63. Juli 17, 2009 pukul 2:37 pm

    Yea, ini keren… Gw tau salahnya dimana, tapi bukan itu intinya, kan? Yang penting fun-nya bisa ngerjain orang, haghaghag^^

    • Sofi
      Agustus 5, 2009 pukul 4:56 am

      ini bukan mengerjai orang namanya…, dah membodohi orang….
      g boleh tuh….

  64. Juli 28, 2009 pukul 12:19 pm

    Q….jd binguuung niii…….(?_?)

  65. Dewi_indah
    Agustus 5, 2009 pukul 1:28 am

    met pagi semua? ada yang uda online?

  66. Sofi
    Agustus 5, 2009 pukul 4:55 am

    halo, sekedar masukkan….
    bahaya loh merubah teori2 matematika, entar para fans ilmu pasti bisa marah loh…. terbukti kan dah pada marah….

    pencoretan itu artinya pembagian yang menghasilkan nilai 1
    jadi kalau misalkan 3*0=2*0, kemudian 0 nya di coret jadinya 3=2, wah sudah salah tuh aturannya, semua bilangan dibagi dengan bilangan itu sendiri akan menghasilkan 1, kecuali 0 kalau di bagi 0 hasilnya dah tak terhingga….
    jadi 0 dengan 0 g boleh di coret bro…..
    salam

  67. Dewi_indah
    Agustus 5, 2009 pukul 6:00 am

    hu um banget dah.
    kalau pembaginya itu udah Nol, musti pake limit solusinya.

  68. grage pino
    Agustus 19, 2009 pukul 4:45 am

    Menurut ane ni ye nyang kaga valid di urutan no 5 b’cos k lo ente tambahin -b*b boleh berarti kalo tambahin b*b jg boleh hasil kaga begitu tuh..! tetap a*a=ab ! yah buat sengiseng boleh lah… mbagus!

  69. September 10, 2009 pukul 1:52 am

    Hahahaha,, :mrgreen:

  70. BamsCasey
    September 10, 2009 pukul 3:29 pm

    Lain kali bikin teka-teki yang lebih bagus ya…. mending jadi penipu dari pada membodohi orang……..

  71. September 22, 2009 pukul 5:17 am

    no 7, seharusnya sebelum dihapus persamaannya di kembalikkan dulu b(a-b) menjadi (b+b)(a-b)

  72. joni
    September 24, 2009 pukul 6:05 pm

    hebate seng gawe blog. nganti bar royo 09 sek payu. walaw nganti di goblok2 ke mbarang. hahaa. sabar yo mas. ojo mandeg nggbloki wong mneh. :P

  73. Rian Azizi
    November 7, 2009 pukul 1:46 pm

    a-b tidak bisa dicoret…karena a-b=0
    artinya a-b/a-b=0/0,,,bilangan tidak bisa dibagi dgn nol

  74. ratu
    November 16, 2009 pukul 6:37 am

    ndehhh..
    meski w masih smp..
    dah jles matematika lo salah..
    begok di pelihara..
    gmana pun jga gag pernah ada 4=5..
    blajar dmna lo..
    ngitung variabel aja salah..!!

  75. November 18, 2009 pukul 11:45 am

    kamu boleh tidak boleh menambahkan(+) sesuatu di belakangnya. TAPI MENGALIKANNYA (*)… dudul…

    konsep mu udah salah kaprah dari baris 5 dan 6

    #
    Nih, a*a( – b*b) = b*a (– b*b). Perhatikan (- b*b) yang sama di kedua sisi itu dikalikan BUKAN ditambahkan..
    #
    kok bisa-bisanya jadi (a+b)*(a-b) = b(a-b).

    Belajar lagi SANNAAAA LHOOO … !! DASAR PEMALAS….. :shock: :shock: :evil: :evil:

  76. November 26, 2009 pukul 1:47 am

    Salam….matematika itu adalah ilmu pasti…so, kalau ngebuktiin juga hrus pasti, logis…and…
    hati-hati mas…takut dicerna sama yang belum tahu…pembuktian…nanti salahnya turun temurun sampai genrasi berikutnnya…saya yakin pasti mas…bisa membuat teka-teki yang lucu tapi ilmiah…slamat b’juang…

    • vindo surya
      Maret 15, 2010 pukul 1:18 am

      so jago matematika lw aneh

  77. benny
    Desember 19, 2009 pukul 10:42 am

    itu salah boz!!! mana boleh melakukan pembagian terhadap nol.
    coba lihat (a + b) (a – b ) = b (a-b), kan a = b berarti a – b = 0 ya kan.
    permainan kls teri!!!!

  78. hiada
    Desember 24, 2009 pukul 10:38 am

    gw msh g percaya . kok bs 2+2=5 . bg gw 2+2=4 .

  79. Halomoan
    Januari 3, 2010 pukul 7:19 pm

    kalau saya liat, teka-teki ini cuma masalah trik saja. Coba kita liat pada persamaan a*a-b*b = b*a-b*b dengan aturan pertama tadi a=b. Jika kita mengambil kesimpulan berarti variabel-variabel yang ada tidak boleh di coret(di bagi), karena data dari variabel tersebut sudah pasti dapat kita tentukan nilainya. Jadi ada kesalahan dalam proses penghitungannya….Ya…memang salah sih teka-teki nya…
    salam….. ^_^

  80. Heho
    Januari 9, 2010 pukul 5:44 am

    Bingung…!

    (a+b)*(a-b)=b(a-b)
    (a+b)=b*(a-b)/(a-b)
    (a+b)=b*1
    (a+b)=b

    tpi sprtnx crnw ga ad yg salah dh…

  81. Heho
    Januari 9, 2010 pukul 5:51 am

    Yg ini jga bner
    (a+b)*(a-b)=b(a-b)
    aa-ab+ab-bb=ab-bb
    aa-bb=ab-bb
    (a*a)-(b*b)=(a*b)-(b-b)

  82. Heho
    Januari 9, 2010 pukul 5:52 am

    Yg ini jga bner
    (a+b)*(a-b)=b(a-b)
    aa-ab+ab-bb=ab-bb
    aa-bb=ab-bb
    (a*a)-(b*b)=(a*b)-(b*b)

  83. Dee nan Cute
    Januari 11, 2010 pukul 2:44 am

    hahaha….
    dasar pada bego semua

    angka yang sama tidak boleh difaktorkan…
    gitu aja kok repot

  84. rosmawati bt mustapha
    Januari 23, 2010 pukul 1:15 pm

    SUSAHLAH MATEMATIK NI TAK PANDAI LAH NAK JAWAB

  85. cahaya
    Januari 28, 2010 pukul 8:07 am

    karna a=b, maka a-b=o,ya kan…
    dari
    (a+b)(a-b)=b(a-b)
    (a+b) = b(a-b)/(a-b) (sbg ganti nya coret karna coret kan artinya bagi)
    (a+b) =bx0/0

    0/0= banyak definisi bisa 0, bisa 1, bisa 10000
    misal 0/0=2

    maka

    (a+b) =bx2

    karna a=b

    (b+b) =2b
    2b =2b

    berapapun angka a atau b nya hasilnya bener tuh…
    hehehe

  86. Irwansyah
    Februari 5, 2010 pukul 4:24 am

    Lihat lg pel kls X mas..0/0 adalah bentuk tak tentu..klo bs dlm blog nya kasi “NB”..bhw ini hy hiburan semata..

    • vindo surya
      Maret 15, 2010 pukul 1:17 am

      lw mah emg gga bs x tolol

  87. nurfitriyah
    Februari 5, 2010 pukul 7:57 am

    aaaahhhhh ga ngerti,,ko 4 = 5?

  88. Rangga
    Februari 15, 2010 pukul 1:08 pm

    Ko maen coret aj,,,
    ky yg sAlah,,
    tP seru,,,Salahny d coret2an tuch,,,
    coret2an artiny kn d bagi,,, ini g bs d bagi a – b
    coz a = b,,
    artinya a-b = 0,,
    ms d bagi 0???
    hehehe,,,

  89. Februari 19, 2010 pukul 8:50 am

    hihihihii……

  90. Tito Sukamto
    Februari 25, 2010 pukul 3:35 am

    Yang tidak boleh dilakukan itu langkah yaitu kesamaan 0 = 0. Kesamaan ini tidak bisa dimanipulasi karena kebenarannya berlaku secara universal.
    Misalnya dari 0 = 0 dapat dibuat 7×0=2×0, yang bila 0 nya dicoret, hasilnya akan jari 7=2.
    Ini pula yang menyebabkan kenapa 0 tidak boleh dicoret

  91. Muse
    Maret 11, 2010 pukul 3:23 pm

    Mnrut w…tu tbak2an lucu.?kya.a gda yg slah dg pncoretan d step 7…kya.a smw.a bner tuh..aqu ska aqu ska…

  92. vindo surya
    Maret 15, 2010 pukul 1:16 am

    w gga bs
    apa emg w gga ngerti x

  93. desi
    April 20, 2010 pukul 10:37 am

    a=b,,maka a-b=0..
    tidak boleh membagi dengan 0…

  94. kamran
    April 27, 2010 pukul 1:44 am

    setauQ stiap bilanGan yang d bagI NOL (0) hasilnya tk trdfinisi… so jelas hasil salah……

  95. anggit
    April 27, 2010 pukul 2:51 pm

    haa… gitu aja repot !!!

  96. April 28, 2010 pukul 2:21 pm

    ada yg slh tu mas…pd langkh 7. setiap bilangan yg dibagi dgn Nol (0), maka hasilnya tdk terdefinisi. jika a=b maka (a-b) = (b-a) = 0. sehingga (a-b)/(b-a) tidak terdefinisi….

    tapi lumayan lah….
    oya klo g slh, enstein juga pernah nulis yg beginian……

  97. Tom Yorke
    Mei 6, 2010 pukul 1:07 pm

    Radiohead: That’s my song

  98. Mei 7, 2010 pukul 9:51 am

    mz dlm ilmu matematika pencoretanx itu engggak di perbolehkn, alsanya bla………….bla…………..bla……………. cari sendri

  99. Qadri
    Mei 16, 2010 pukul 10:00 am

    salah pada langkah ketujuh….

  100. zentwotosen
    Mei 31, 2010 pukul 8:32 am

    xixi memfaktorkan nya gak bener…

    • xcod3
      Juni 14, 2010 pukul 7:38 am

      apanya g’ bner????

      buktikan……….!!!!!!!!!

  101. Juli 2, 2010 pukul 2:25 pm

    a=b
    jadi a-b =0
    setiap bilangan dibagi nol hasilnya tak ada

  102. rn
    Juli 18, 2010 pukul 4:32 pm

    …….logikanya kebalik tuh…kalo premis udah salah yah salah hasilnya hehehehehe……

  103. Qahhar
    Juli 29, 2010 pukul 3:47 pm

    sebenarnya dari no 5 itu sudah bisa kita koreksi…
    no 5 menunjukkan hasil = 0…
    walaupun kita memakai variabel, tapi hasil yang kita dapatkan pada no 5 = 0…kalau sudah hasilnya 0, maka variabel yang ada dapat dihilangkan…
    dari hasil no 5 adalah 0, maka kebawahnya semuanya berhungan dengan angka 0…
    karena itu tidak bisa lagi dikatakan 2+2 = 5…

  104. Ester Gracia
    Agustus 11, 2010 pukul 4:15 pm

    menurut pendapat saya,,,
    dalam kasus seperti ini,
    pada persamaan: (a+b)*(a-b)=b(a-b), (a-b) pada masing2 ruas tdk bisa dicoret,atau dibagi satu sama lain..
    karena berapapun nilai a dan b yg kita substitusikan akan menghasilkan 0.
    (a=b)..
    Pada konsep matematika,0/0= tak tentu..
    jadi,persamaan tersebut tdk bisa diteruskan..
    dgn kata lain,sampai dunia kiamat pun 5 itu tdk akan pernah sama dgn 4.!!
    hehehehe..
    thank you…^^

  105. Ari
    Agustus 19, 2010 pukul 9:25 pm

    ah… Ngacooooo…………..

  106. aji
    Agustus 23, 2010 pukul 5:08 am

    mas gue cm mw nax setau saya bilangan apapun yang dibagi dengan angka yang sama pasti asilnya 1 dan bil apapun yang di bagi denngan 0 hasilx psti 0.
    n itukan tadi klo diganti 1 persamaanx,jadi g relevan dong klo sy ganti dengan angka lain,

  107. rizky andrian
    Agustus 27, 2010 pukul 3:13 am

    keren banget…………..
    sumpah dah, yg tau letak ksalahan ny, I LOVE YOU dah….

  108. Chanchanmoru
    September 8, 2010 pukul 1:55 pm

    Wow!!! Mmmm…, not bad!
    walaupun agak membingungkan siiih!
    Tapi good job lohhh…

  109. adi
    Oktober 14, 2010 pukul 8:36 am

    wah rumit ya ku gak tau
    salam kenal ya !

  110. iswar
    Oktober 31, 2010 pukul 3:54 am

    ah bohonk………………………………………………….

  111. dayat
    Oktober 31, 2010 pukul 3:55 am

    kau bohonk iswar……………………………………………

  112. djulianto
    Desember 27, 2010 pukul 2:17 pm

    secara matematis… untuk angka yang sama tidak boleh menggunakan variabel yang berbeda

  113. Januari 13, 2011 pukul 12:33 pm

    semuanya sok pinter matematika, memberikan alasan yang sama sejak tahun 2008,,, dan mengucapkan kata-kata kasar, tanpa menghargai orang lain, kesombongan yang diakibatkan kecerdasan di bidang matematis,,,,
    saia juga matematikawan,,, tapi saya rasa, apabila kita dapatmenjernihkan otak kita, maka hal tersebut tidak perlu d ributkan,,,
    maaf saia sok begini,,,,
    hanya mau menuangkan pikiran saja,,,,

  114. Januari 14, 2011 pukul 1:21 am

    Ini sebenarnya comment saya di blog lain yang saya cop-pas di sini.

    Sebenarnya ada beberapa comment di atas yang hampir sama, yaitu: tidak boleh membagi dengan nol. Tapi..,menurut saya tidak persis seperti itu. Saya review tiap langkah ya. Gini:

    # Langkah 1 sampai 5 OK. Menurut saya sudah benar kaidahnya. Jika a=b => aa=ba => aa-bb=ba-bb => (a+b)(a-b)=b(a-b). Perhatikan simbol panah yg saya pergunakan, artinya adalah implikasi
    # Namun, langkah 1 sampai 5 sekaligus juga agak tricky. Penjelasannya gini: karena di awal a=b, maka boleh dong saya mensubtitusi a dengan b atau b dengan a. Maka kita peroleh: (langkah 4) aa=aa, (langkah 5) aa-aa=aa-aa.
    # Untuk langkah 6, sah-sah saja jika kita menguraikan hasil langkah lima seperti ini: aa-aa=a(a-a), atau seperti ini aa-aa=(a+a)(a-a). Kedua-duanya sah-sah saja, sehingga kita peroleh: (a+a)(a-a)=a(a-a)
    # Langkah 7, inilah pusat kesalahannya. (a+a)(a-a)=a(a-a) => (a+a)=a. Benarkah implikasi ini? Seperti comment sebelumnya, proses pencoretan (cancelation) tidak dapat dilakukan karena (a-a)=0. Saya dapat mengubah persamaan terakhir sebagai berikut:
    (a+a)(a-a)=a(a-a) => a(a-a)+a(a-a)=a(a-a),
    kemudian, boleh dong kalau saya tambahkan angka yg sama a(a-a) ke dua ruas di atas:
    => a(a-a)+a(a-a)+a(a-a)=a(a-a)+a(a-a)
    .
    .
    .
    dst
    Kalau kita terapkan cancelation property (secara salah), maka kita akan memperoleh: (a+a)=a atau (a+a+a)=(a+a) atau (a+a+a+a)=(a+a+a)… dst. Kesimpulan terakhir (yang salah) diperoleh misalnya dengan mensubtitusi a dengan 1, atau dengan angka lain semau kita. Maka 4=3 atau 5=4 dll.

    Mengapa cancelation property tidak dapat diterapkan? Untuk menjelaskannya, saya akan mengutip teorema cancelation property:
    ” Untuk x tidak sama dengan nol, jika xy=xz maka y=z ”

    Jadi ada syarat x tidak sama dengan nol. Kalau x=0 maka “jika xy=xz maka y=z” tidak berlaku! Cancelation property tidak selalu berarti mengalikan dengan 1/x (invers perkalian). Untuk kasus bilangan rasional dan bilangan real, memang demikian:
    untuk x tidak sama dgn 0, xy=xz => (1/x)xy=(1/x)xz => y=z
    Namun untuk kasus bilangan integer, hal ini tetap berlaku meskipun tanpa perkalian dengan 1/x:
    untuk x tidak sama dgn 0, xy=xz => y=z, karena himpunan bilangan integer tidak memiliki invers perkalian.

    Tambahan: mengapa harus ada syarat x tdk sm dgn nol untuk cancelation property? Karena, perhatikan jika x=0
    xy=xz akan berlaku untuk semua y dan z meskipun y tidak sama dengan z. Jadi, untuk kasus x=0, xy=xz tidak mengimplikasikan atau mengharuskan y=z

  115. Michrun Nisa Ramli
    Januari 19, 2011 pukul 12:59 pm

    Waktu mencoret a-b itu langkah yg salah, karena a = b maka a-b=0…jadi mencoret artinya membagi dengan nol…dalam matematika membagi dgn nol itu tabu..hehe

  116. adry
    Januari 24, 2011 pukul 3:43 am

    itu salah satu bentuk pemikiran yang keliru,,
    kalo untuk sekedar candaan, bolehlah…
    dengan pemikiran yang sama saya juga bisa membuktikan kalo akar kuadrat dari 1 sama dengan -1…

  117. phiet
    Januari 31, 2011 pukul 1:07 pm

    eh…matematika itu keren ya… pada heboh deh nanggepiny., ternyata banyak juga matematikawan dan matematikawati di indonesia raya tercinta ini. saya yang gak terlalu paham cuma bisa baca and bingung aja.. tapi kereen (khas kata-kata orang gak mudeng >_<)

  118. novi s.si
    Maret 25, 2011 pukul 3:01 am

    bos langkah pem faktoran aja..anda udah salah…
    sooo… formula lo gak berlaku tu,,,,,,

    udah fix ma abang aristoteles tu…gak usah dikotak katik hahahahaha

    (kiding bray)))

    analisa lagi pemfaktoran nya ya

  119. April 1, 2011 pukul 2:00 am

    Aduh massss, pinter banget sih, ha ha ha ha ………….
    Nih juga perlu dibuktiin : 1 + 1 = 5, ha ha ha ha …………

  120. andha aja
    April 23, 2011 pukul 5:35 am

    kalaw kasusnya a=b,didalam penjabaran perhitungan tidak boleh ada yg d hilangkan atw d coret,berbeda kasusunya klw kita mau turunin rumus atw membuat rumus empiris lainx yg elemen satu dgn yg lain tdk ad yg sama….kecuali a tdk sm dgn b baru kita bs mengeleminasi unsur2 atw elemen2 yg dianggap bs dihilangkan atw d coret…..ituu…!!!!!(mario teguh mode *on)

  121. deeta
    April 27, 2011 pukul 6:11 am

    yang nomor 8 tuh…
    perhatikan deh,, katanya (a+b)=b otomatis kagak bisa kalo a = 1 –> b=1.
    Ada juga kalo
    b = 1, a+b = 1
    a+b = 1 a = 1-b a = 1-1 a =0
    oia,, karena (a+b)=b, a ga boleh sama dengan 1. a akan selalu 0.

  122. Mei 12, 2011 pukul 4:46 am

    sipp… ada yang tau pemecahan jemabatan matematika yang punya 5 kaki itu? lupa namanya tapi aku..yg jelas saya penasaran…
    You cannot view this code until you login or register

  123. Mei 21, 2011 pukul 1:30 am

    buat para suhu matematika di atas, 2 + 2 = 5 itu mungkin jika kita memandang semestanya dari lain keadaan, misal 2 kucing cowok + 2 kucing cewek, bisa saja hasilnya 5 kucing, karena ada yang melahirkan satu, wkwkwkwkkkwkkwkwkkkkkkkkkkk… piss… pisss

  124. Denny Rengganis
    Mei 28, 2011 pukul 1:48 pm

    haha lucu?
    mana ada 0 di coret

    kan
    (a+b)(a-b)=(b)(a-b)
    pindah salah satu (a-b) ke salah satu ruas
    (a+b)=b*(a-b)/(a-b)

    nah karena a=b,maka tak diragukan lagi kalo a-b=0,untuk a&b bilangan apapun

    0/0 memiliki solusi tak hingga,karena
    (for bukti)
    misal 0/0=n
    0=0.n
    disini memenuhi segala nilai n dalam bentuk apapun,karena setiap bilangan jika dikali 0,maka hasilnya 0,
    jadi nilai n=∞(infinite)
    dari sini sudah tak masuk akal

    jadi tak bisa 0 saling di coret

    untuk mas aji dan pendukungnya yang post di atas saya juauh sekali
    bedakan tak terdifinisi dan infinite
    pembagian nilai 0 tak terdifinisi berlaku jika n/0,n≠0
    pembuktian ada di post saya ini,

    untuk jimmy dan sang pendukung,
    sapa bilang gak boleh a=b,itu kan asumsi yang buat,suka suka yang buat soal dong,bah a=b,atau a≠b

    untuk defintri,sapa bilang gak ada,sekarang aku mau tanya,apakah anda pernah liat garis lurus,dalam bentuk 3 dimensi,itu hanya sebutan semu,diperlakukan agar tidak perlu menuliskan langkah cepat,syarat syarat pencoretan,jika memiliki jabatan(tanda)yang sama,dan bukan 0

    sebelum saya lanjutkan,kok banyak yang bilang 0/0 itu tak terdifinisi ya
    hassh,itu salah,koreksi sebentar liat
    misal 0/0=n
    0=0.n
    disini memenuhi segala nilai n dalam bentuk apapun,karena setiap bilangan jika dikali 0,maka hasilnya 0,
    jadi nilai n=∞(infinite)

    untuk Bela,sapa matematikawannya,aku mau tanya??
    nilai 0 bisa di katakan mutlak dalam perkalian,tak ada yang bisa menggugahnya,bahkan 0 itu sendiri,kalo penjumlahan,dan pengurangan baru bisa,kalo pembagian tergantung nilainya untuk selain 0,undefined,untuk 0 sendiri infinite

    dah kulanjut di pos bawahku

  125. Denny Rengganis
    Mei 28, 2011 pukul 2:10 pm

    jiah,coba deh jawab teka teki ini
    NB:jangan ngawur,ni soal uda terbukti asli dari buku olim

    alkisah terdapat 100 penduduk di sebuah desa MajuMundur, ke-100 penduduk desa tersebut adalah orang yang sangat jenius sehingga perhitungan atau analisa apapun yang sangat komplek dapat diselesaikan sekejap mata…

    suatu hari, Nazi datang ke desa tersebut dan ingin membunuh para jenius itu…
    Namun karena Nazi menghargai kepintaran para penduduk desa itu, mereka memberikan pada jenius tersebut kesempatan untuk tidak dibunuh…
    para jenius kita akan mengikuti sebuah game dengan aturan sebagai berikut :
    1. para jenius akan dipakaikan topi berwarna hitam atau putih secara acak (jumlah topi hitam dan putih yang tersedia tak hingga)…
    2. sebelum dipakaikan topi, para jenius di bariskan dalam 1 barisan memanjang menghadap suatu dinding sedemikian hingga tiap orang hanya dapat melihat warna topi orang2 yang ada di depannya (sebagai contoh orang pada barisan ke 98 hanya dapat melihat warna topi 97 orang di depannya)
    3. sebelum dibariskan, para jenius diberikan waktu untuk berunding membicarakan strategi apa yang akan mereka gunakan
    4. seseorang selamat jika dan hanya jika ia menyebut warna topinya sendiri, Nazi akan menanyakan warna topi masing-masing jenius dari barisan paling belakang, dan jenius hanya boleh ,menjawab 1 kata (jelas hitam atau putih)
    5. sebelum mencapai gilirannya, si jenius tidak boleh bersuara atau memberikan isyarat apapun, dan orang yang berada di depan dapat mendengar jawaban orang yang ada di belakangnya…

    bagaimana cara agar jenius yang selamat mencapai jumlah maksimum? :SS

    • Denny Rengganis
      Mei 28, 2011 pukul 2:10 pm

      tambahan aturan nomor 5
      orang yang berada di depan dapat mendengar jawaban orang yang ada di belakangnya
      contoh : orang kedua dapat mendengar jawaban 98 orang yang ada di belakangnya…

    • Juni 16, 2012 pukul 1:39 pm

      mudah aza tu mas…, yg no urut genap mengucapkan warna di depannya, shg yg ganjil tau warna topi dia..

  126. Denny Rengganis
    Mei 28, 2011 pukul 2:12 pm

    Buatlah angka 1 sampai 12 dengan menggunakan tiga angka 9, dengan menggunakan notasi umum yang biasa digunakan.

  127. supri
    Juli 10, 2011 pukul 3:20 pm

    esz lah g’sah nyeleneh2……………………….d gmnpun aj tetep 2+2=4 tu g’ bsa brubah smpai kpn pun…………….mngkin km aj yg slah tafsran………………..cba d tliti lg ea,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  128. Juli 11, 2011 pukul 3:50 pm

    koq bisa ya, bertimatematika bukan ilmu pasti lago dong?

  129. ummu
    Agustus 29, 2011 pukul 1:45 am

    yg langkah k-7 yg hrs d perhatikan…… krn apapun yg d bagi dgn 0, hslx tdk terdefenisi….

  130. aidil
    September 8, 2011 pukul 12:16 pm

    ente pade yang salah, cb deh perhatikan :

    (a-b)*(a+b) = b ( a-b ) nah yng perlu di catet ne disini kagak berlaku sistem coret, krna sistem coret ntu artinya kita membagi (a-b) dg (a-b) . nah kata loe a=b jd a-b = 0. jd klo loe pke sistem coret artinya 0/0 = 1. nah loe aja yg kgak ngrti.

    ok.

  131. horas
    September 15, 2011 pukul 7:28 am

    dari urutan pikiran 1 dan 2 ke 3 aj sdh aneh
    1. disuruh cari angka (bukan huruf lho)
    2. disuruh cari angka jg (bukan huruf)
    muncul langkah 3 yg mengharuskan langkah 1 dan 2 itu hrs sama angkanya (bukan huruf), hanya permainan penulisan..
    klo dr langkah 3 dilakukan dan ditulis bukan huruf yg berbeda pasti ga bakal terjadi
    misalnya 1 dengan 1
    seterusnya tinggal dijabarkan….

  132. Oktober 27, 2011 pukul 7:08 am

    cara nyoretnya salah tuh….. asal coret aja…………..
    (a+b)*(a-b) = b(a-b).
    kalo a-b sama sama di coret nggak relevan….

    liat nih….!!!!

    (2+2)*(2-2) = 2(2-2).

    jika 2-2 sama sama di coret. , maka 2+2= 2

    terbukti salah kan???
    gue harap jngan nulis yang salah lagi…..

    ok…??

    sang penulis ini musuyh negara…..

    yaitu menggagalkan tujuan pendidikan…..
    “mencerdaskan kehidupan bangsa”

    kalo penulis kayaknya membingungkan bangsa nih……

  133. ivonk
    Oktober 30, 2011 pukul 8:35 am

    alah. gitu aja kok malah diperuwet. emang penulisnya baru bljar matematika kyknya. @_@
    2+2 tidak mungkin = 5
    klo gak percaya, hitung pake jari. gak mungkin 2+2 = 5, 2+2 pasti = 4
    kecuali dalam bilangan biner yg terdiri dari angka 1 dan 0
    contoh: 1+0=0, 1+1=1 (tergantung hubungannya, termasuk hubungan and, or, nor atau yg lainnya).

  134. Lucky N
    November 11, 2011 pukul 2:35 pm

    Scra mtmtk, prssx bnr ttpi krna a=b mk pd pers lgkh k-8 SALAH… Alsnx, krn jk a=b, mk dr pers
    a + b = a
    b + b = b
    2b = b (salah…), atw
    a + b = a
    a + a = a
    2a = a (salah…)

  135. November 22, 2011 pukul 4:30 pm

    mantap gan,,,otak ente ky einsteins,,,BW

  136. Simanjuntak
    Desember 15, 2011 pukul 4:39 am

    Salam kenal………..
    Hahaha, Tipuan anak kecil
    Mana bisa langkah 5 ——> a*a – b*b
    dirubah menjadi langkah 6 ——> (a+b)*(a-b)

    harusnya langkah 6 adalah a2-b2 = b(a-b) (2 baca kuadrat)
    kebawahnya terserah mau diapain..
    hasilnya pasti a=b

    dan yang lucu, pada ketipu semua….
    teka-teki yang bagus…
    Lanjutkan bro…

  137. rendy
    Januari 27, 2012 pukul 7:38 am

    5+3+2=533231
    9+2+4=922484
    8+6+3=866340
    5+4+5=544523
    gimana kalo
    7+7+7=….???

    logika nih.,. pusing mikirinnya.,. ad yang tau ga.,???

    • kukuh
      September 8, 2012 pukul 11:51 am

      aduh ya bner la 2×2 hasilnya 4 tpi yg di dalam tu ada kesalahnya…kalo blangan nol g bleh di coret

  138. Maret 10, 2012 pukul 12:30 am

    assalamu’alaikum…
    Bgi orang2 tuh jwbn msuk akal…
    Tpi bgi saya gk da pngruh nya…
    Mmng 5=4, tpi lw a=1 , b=1
    g mna lw a=3, b= 3
    brarti 9=6
    brarti 3+3 =6 , 3+3= 9
    sdngkan 3*3 = 9
    jd, bgi saya 2+2 ttp hasil nya 4.
    Mksiii

  139. do
    Mei 14, 2012 pukul 6:13 am

    la oleh mu +3 pda rumus no 9 wi ko ndi eg boss

  140. Mei 27, 2012 pukul 5:20 pm

    Jiah, fakta cacat..
    Ralat tuch soal.
    Main ganti2 ilmu pasti aja..

  141. chipz_villa
    Juni 1, 2012 pukul 5:02 am

    FRENKY :
    Persamaan (a+b)*(a-b) = b(a-b) itu tidak sama karena kalau sama , di sini kk mengatakan sama karena hasilnya 0 , tapi yg sebenarnya itu salah kk , coba sy ambil satu contoh ya
    mis a = 4 dan b = 2
    maka ;
    (a+b)*(a-b) = b(a-b)
    (4+2)*(4-2) = 2(4-2)
    6*2 = 2*2
    yah tentu tidak sama kk
    Menurut saya yang namanya persamaan itu “apa pun angkanya yang di mislkan akan menhasilkan persamaan yang sama ”
    contoh
    (a+b)+(a+b) = 2(a+b)
    jadi apa pun “a” atau “b” tetap persamaan tersebut akan sama
    maap banyak omong
    hehehe

    khan angka na harus sama…

    thankz buad yg punya… copas juga yaa :D
    hhehe…..

    • Ecah
      November 12, 2013 pukul 2:57 pm

      Setuju sma chipz_villa

  142. Sardianto
    Juni 14, 2012 pukul 11:01 am

    Ya ga bisa lah…. karena 0/0 tidak terdefinisi dunk….. jadi ga bisa diteruskan sewaktu muncul (a-b) dikiri dan kanan TIDAK BOLEH DICURET

  143. Muhklis irwanto
    Juli 9, 2012 pukul 1:03 pm

    Mana da a=b, ngaCo . . . .
    VariaBel tUe gk da yg a = b, a sndiri n b sndri, a+a=2a, a+b= bukan b taok! a+b=b+a,
    kalaw a+b=b, berarti 1+2=2 . . .
    Hbiz kLwr RSJ ya? Ha ha ha, tUe ma cAra lu sndri. . . . . . Saking pinternya jd nyleneh tUe akhrx ky tmen gua, puwinter 1 scol lama2 agak gIla juga,

  144. kukuh
    September 8, 2012 pukul 11:48 am

    yakan yang di coret itu hasilnya nol….saharusnya tu yg d coret ga bleh angka nol…krna mrbah jaaban…tpi ntuk orang yg ga ngrti y pasti bngung

  145. sholihin
    September 16, 2012 pukul 9:30 am

    bingung,,gw, ad yang ganjil

  146. WONG PEMALU
    Oktober 22, 2012 pukul 5:44 am

    Kesalahan ada pada langkah ke 7 yaitu mencoret ( a – b ) sementara ( a – b ) = 0 , karena a = b . itu artinya sama dengan membagi dengan 0. dimana ini dilarang dalam matematika karena membagi dengan 0 itu tak terdefinisi

  147. bisatonji
    November 7, 2012 pukul 12:20 am

    LANGKAH KE-6 SANGAT FATAL KESALAHAN !!!!!! jadi LANGKAH SELANJUTNYA PASTI MAKIN SANGAT SALAH……!!!!! SANGAT MENYESATKAN….

  148. November 15, 2012 pukul 11:53 am

    just for fun it’s ok,,,tpi kesalahannya fatal jg,,,sembarang z nyoret”

  149. Januari 28, 2013 pukul 3:56 pm

    Wah itu harus merombak dari awal lagi donk, jadi mari kita coba berhitung di mulai dari angka sembilan. ingat ! angka sembilan itu nilainya satu dalam dan sebaliknya.
    Mari berhitung:
    9
    8
    7
    6
    5
    4
    3
    2
    1
    90

  150. Januari 28, 2013 pukul 3:58 pm

    Aduh ! angka nol ketinggalan nih!

  151. okta
    Februari 6, 2013 pukul 4:22 pm

    Kalo di bisnis, 10 dibagi 2 tidak 5, bisa jadi buat saya 7 dan buat anda 3. Atau 8 dan 2. Ya tergantung sih. Gak pasti. Tergantung deal.

  152. Februari 7, 2013 pukul 4:06 am

    @ okta
    Itu gak rata ngebaginya neng.

  153. April 10, 2013 pukul 3:30 am

    I couldn’t resist commenting. Perfectly written!

  154. dedi
    April 14, 2013 pukul 1:45 pm

    langkah 7 salah.
    0/0 ( (a-b)/(a-b) )bukan 1 tp tak terdefinisi.

  155. Juli 26, 2013 pukul 10:40 pm

    Believing that you are actually starving, it releases chemicals that actually make
    it harder to lose weight in an effort to conserve energy.
    Withdrawal from levothyroxine can be done but it takes 6 weeks of withdrawal for
    the remaining thyroid tissue to be completely starved.
    Do not be tempted to lose weight as quickly as you can, because a crash diet will have you eating less than a thousand calories a day slowing
    down your metabolism.

  156. hnf
    Juli 30, 2013 pukul 9:29 am

    ah ,apa2an ini ,kok langkah ke 6 nya sembarangan bikin

  157. Agustus 26, 2013 pukul 2:28 am

    kalau merasa benar, ya pake aja. Biar dunia math tambah kacau balau, dan orang2 juga kacau balau sampai dunia akherat

  158. Ecah
    November 12, 2013 pukul 2:49 pm

    Salah..ga bsa donk d buat lgkah seperti itu…
    Ada lg, dr prnyataan d atas, kalo angka 3, a dan b nya d rubah, pasti akan brbeda smua nya..,
    jd jgn buat org brpikir untk jd nyasar…
    Salam kenal..

  159. Rian silaen
    Februari 15, 2014 pukul 11:11 am

    Sebenarnya persamaan tsb sudah salah pada saat pemfaktoran
    axa-bxb = bxa -bxb
    a = b
    syarat pemfaktoran adalah harus menggunakan faktor persekutuan terbesar (FPB)
    contoh kita ganti a = 2, berarti b =2
    2×2 – 2×2 = 2.2 – 2^2
    (2+2) – (2-2) = 2(2-2)
    pernyataan diatas sudah sangat salah, karena ruas kanan tidak menggunakan FPB, yang betul adalah
    (2+2) – (2-2) = 2.2(1-1)
    (2+2) – (2-2) = 4 (1-1)
    pernyataan diatas baru betul..
    Jadi persamaan yang betul adalah
    axa – bxb = bxa – bxb
    (a+b) (a-b) = ‘ab'(1-1)
    saya sengaja memberi tanda kutip pada ab, menandakan bahwa ab bisa diganti dengan a^2 atau b^2, karena a=b. Terima kasih atas teka tekinya
    by : rian
    9a, SMP N 5 JAYAPURA

  160. September 15, 2014 pukul 9:05 pm

    Pretty section of content. I just stumbled upon your weblog and
    in accession capital to assert that I acquire in fact enjoyed account your blog posts.
    Anyway I will be subscribing to your augment and even I achievement you access consistently fast.

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: