Melihat anak belajar sesuatu memang mengasyikkan. Tapi kalau sudah mulai naik-naik, nah disitulah gak boleh lengah, ya mas. Selama tidak benar-benar membahayakan. Soalnya melarang juga bukan cara yang baik.
Bud, inget diskusi kita tentang teori pembelajaran dulu nggak?
Yang sampai lama, dan aku berkeras bahwa manusia tidak melulu menggunakan proses itu. Manusia memungkinkan terjadinya sesuatu loncatan yang tanpa ada referensi sama sekali. Waktu itu aku nggak bisa membuktikan, aku hanya yakin.
Tapi kemudian aku melihat suatu kejadian Bud. Ponakanku (masih 2 tahun-an lah) melakukan sesuatu yang tidak pernah dia lihat. Tapi ternyata itu hal yang dilakukan oleh kakeknya:D. Saat itu aku langsung tertawa karena aku melihat ini bukti untuk debat kita waktu itu:D.
Anaknya Harun juga. Ternyata dia memiliki kebiasaan unik yang ternyata itu dulu dilakukan oleh adiknya Harun waktu kecil. Jadi, manusia tidak melulu melakukan pembelajaran seperti teori yang kamu sampaikan itu. Bukti yang kutemukan sejauh ini memang baru sesuatu yang ada pertalian darahnya. Tapi aku percaya akan ada hal-hal yang benar-benar baru, tanpa ada referensi sebelumnya, dan ini merupakan ilham yang diberikan oleh Tuhan. Then, manusia tidak akan kalah oleh komputer:-)
[...] 28, 2007 oleh Budi Sulistyo Ada diskusi yg menarik dengan Taufik ketika komen di sini. Karena komennya menarik, maka saya posting jawaban saya sebagai posting, supaya bisa didiskusikan [...]
Rayyan Sugangga berkata
Alfia jangan suka ngebut kaya mas Amir ya …
Sayap KU berkata
Ade pernah belajar sepeda umur 3 tahun, jatuh dan tangan Ade patah sampai sekarang meninggalkan bekas …
hati hati ya Alfia …
-Ade-
Primus berkata
Sepertinya si Alfia sudah berbakat memberikan hiburan akrobat sepeda roda tiga . . . ayo Alfia teruslah berlati he . . .
indra kh berkata
Melihat anak belajar sesuatu memang mengasyikkan. Tapi kalau sudah mulai naik-naik, nah disitulah gak boleh lengah, ya mas. Selama tidak benar-benar membahayakan. Soalnya melarang juga bukan cara yang baik.
@ Rayyan: baru tahu Mas Amir hobi ngebut, haha
Tara berkata
Bud, inget diskusi kita tentang teori pembelajaran dulu nggak?
Yang sampai lama, dan aku berkeras bahwa manusia tidak melulu menggunakan proses itu. Manusia memungkinkan terjadinya sesuatu loncatan yang tanpa ada referensi sama sekali. Waktu itu aku nggak bisa membuktikan, aku hanya yakin.
Tapi kemudian aku melihat suatu kejadian Bud. Ponakanku (masih 2 tahun-an lah) melakukan sesuatu yang tidak pernah dia lihat. Tapi ternyata itu hal yang dilakukan oleh kakeknya:D. Saat itu aku langsung tertawa karena aku melihat ini bukti untuk debat kita waktu itu:D.
Anaknya Harun juga. Ternyata dia memiliki kebiasaan unik yang ternyata itu dulu dilakukan oleh adiknya Harun waktu kecil. Jadi, manusia tidak melulu melakukan pembelajaran seperti teori yang kamu sampaikan itu. Bukti yang kutemukan sejauh ini memang baru sesuatu yang ada pertalian darahnya. Tapi aku percaya akan ada hal-hal yang benar-benar baru, tanpa ada referensi sebelumnya, dan ini merupakan ilham yang diberikan oleh Tuhan. Then, manusia tidak akan kalah oleh komputer:-)
Bagaimana kita belajar? (ngobrol2 tentang teori pengetahuan) « Hidup ini indah berkata
[...] 28, 2007 oleh Budi Sulistyo Ada diskusi yg menarik dengan Taufik ketika komen di sini. Karena komennya menarik, maka saya posting jawaban saya sebagai posting, supaya bisa didiskusikan [...]