Pertama kali saya mendengar tips ini dari P Ari. Tapi, melihat sanad hadisnya, penutur pertamanya ternyata P Armein. Tipsnya begini:
Umpamakan atau kalau bisa visualisasikan bahwa setiap tugas kita adalah seekor monyet yang nongkrong di pundak kita. Semakin banyak tugas yg belum selesai, berarti makin banyak monyet yang nongkrong. Terganggu kan? Menyelesaikan tugas sama dengan mengusir monyet.
Jadi kalau tidak mau diganggu monyet, segera selesaikan tugas-tugas anda!

wienur berkata
Ayo…usir monyetnya!!!!
kerjakan bertahap dan sistematis…he..he…
biar gak berat diakhir. Semangat-semangat!!!!!!
edratna berkata
Ada buku bagus…”First thing first”…yang diberikan oleh seorang teman, gara-gara melihat saya stres menghadapi tumpukan pekerjaan. Sayang buku mengusir monyet tsb belum sempat dibaca, udah kabur dibawa suami, janjinya mau baca duluan, tapi terselip…
Intinya pilih berdasarkan prioritas dan kompleksitas pekerjaan…ini ngomongnya mudah, kadang ada beberapa pekerjaan paralel, yang semuanya prioritas….akhirnya memang harus dikerjakan satu demi satu, sambil mencoba mencari bagaimana yang paling efektif…toh pelan-pelan akhirnya terurai semua…Tapi kan selama kita hidup selalu ada pekerjaan, selalu ada tuntutan belajar terus, karena untuk menyelesaikan tugas, terkadang kita harus menambah portfolio keahlian agar hasilnya lebih baik….jadi ya harus dinikmati. Dan semakin ditunda akan semakin menumpuk…dan makin membuat bahu pegal (ini beneran, karena kebanyakan meeting di ruang ber AC, kebanyakan mengetik di depan komputer dll).
Wendi berkata
mau ikut nimbrung..saya ada buku bagus mungkin bisa membantu permsalahanya. judulnnya: “make today account” dari Jhon C. Maxwell sudah pernah baca?
edratna berkata
Ehm…pak Ari ini dosen Elektro ya……yang selalu berpenampilan rapih ??
Budi Sulis berkata
Masih lebih baik pusing karena banyak pekerjaan, daripada pusing nggak ada kerjaan. Iya Bu, Betul. Orangnya putih dan selalu rapi
Bolos Kuliah - Bertambah Monyet « Intermeso berkata
[...] ektra neh apalagi ditambahan ama kewajiban menyelesaiakan pekerjaan proyek . . . . tambah lagi deh (monyetnya) ha . . . . ha . . . [...]
jagrag berkata
bebas…
*balasan komen ‘lumayan’ di blog saya. ‘bebas’ dan ‘lumayan’ menjadi kata2 khas pentolan BO
Harusnya monyet-monyet itu dimanfaatkan untuk bangunin kita dari tidur, suruh bantu mikir, diajak ngobrol, dll…
death_star berkata
monyet loe hancur
vidya angggeraini berkata
tapi sebenarnya monyet adlh binatang yang menyenangkan
dan so, pasti mreka adlh binatang yg teramat lucu dan pemalu …..
jd jangan pernh tkut ama binatang yang satu ini
jadi lah “monyet lover”
ybandung berkata
Hehe .. menarik sekali tipsnya Mas Budi. Thanks for sharing.
Salam, Bandung.
hazel berkata
wadowwwwwwwwwwww cakep bwanget nichhhhhhhhhh…………
doa wkmb berkata
untung cuma monyet..coba gorila ato gajah.. but tks..
goe berkata
wah kebetulan nemu tips ini …
kebetulan juga siswa-siswi saya banyak yang piara monyet … keterlaluan memang.
numpang kopas ke http://multimedia.smkn4-mlg.sch.id/?p=35
semoga dengan tulisan ini kebiasaan piara monyet oleh siswa-siswi saya ditinggalkan
salam kenal
Wahyu Cimon.Ce berkata
waaahhhhhhhh ada akuuuu
cimon tuhh.
ci monyet simpance