Baru saja saya terlibat diskusi yang menarik dengan Taufik. Topiknya tentang takdir dan kehendak bebas. Apakah maksud takdir bagi manusia? Apakah takdir tersebut sama dengan praketentuan (predestination)? Apakah makna kehendak bebas manusia? Dari situ, diskusi kemudian juga menyentuh topik hukum sebab akibat dan hubungannya dengan kehendak bebas manusia. Diskusi tahap awal ini bisa dibaca di: blognya taufik
Wah, sama dengan Taufik, saya merasa topik diskusinya sangat berat. Kebetulan, saya ingat satu buku dari guru saya, Sayyid Murtadha Mutahhari yang membahas dengan cukup dalam topik ini. Judulnya: Man and Destiny. Akhirnya saya baca kembali buku itu. Kebetulan juga saat ini sedang Ramadhan, sangat kondusif untuk menggali kembali hal-hal penting tentang hidup. Lain kali saya akan tuliskan resume buku tersebut
Takdir dan kehendak bebas (lanjutan…), obrolan seputar meninggalnya M Basuki « Hidup ini indah berkata
[...] 17, 2007 oleh Budi Sulistyo Berniat melanjutkan tulisan di sini dan di sini dengan sedikit diskusi (karena belum sempat nulis selengkapnya [...]