Bagaimana rupa teknologi informasi masa depan?

Apa visi teknologi informasi Indonesia di tahun 2030? Barusan menyimak diskusi dua orang guruku: Pak Dimitri dan Pak Budi Raharjo. Ini adalah salah satu tema paper seminar Rural ICT yang akan mereka presentasikan di ITB. Salah satu hasil diskusi: visi 2030 tampaknya terlalu jauh, bagaimana kalau 2015 saja? Diskusi kemudian berupaya mengidentifikasi keunggulan-keunggulan kompetitif Indonesia yang akan mewarnai Teknologi Informasi Indonesia di masa depan.

Visi TI Indonesia? Belum kebayang nih… Tapi sebagai awal perenungan, ada baiknya kita menengok visi TI secara umum, tanpa muatan lokal. Masa awal internet, tahun 1990-an, ditandai dengan lahirnya berbagai visi teknologi informasi masa depan yang pada umumnya digambarkan sebagai berikut:

“Komputer ada di mana-mana, semakin portable dan mobile. Di sisi lain, seluruh peralatan yang menunjang kehidupan manusia akan mengandung komputer yang embedded. Ketersediaan jaringan internet sangat tinggi karena itu akses terhadap informasi dapat dilakukan di manapun dan kapanpun. Internet akan mengandung informasi yang berlimpah. Manusia dapat bekerja, menikmati hiburan, bersosialisasi dan berkelana secara virtual ke seluruh dunia tanpa harus beranjak dari tempat duduknya. Robot-robot cerdas akan melayani seluruh kebutuhan manusia. Manusia dapat melakukan berbagai hal dengan upaya fisik yang sangat minimum. Dua hal kunci adalah: cyberspace atau dunia virtual, anytime anywhere access dan minimalisasi aktifitas fisik.”

Apakah visi tersebut akan menjadi kenyataan? Benarkah manusia memerlukan semua hal tersebut?

& Komentar »

  1. wienur berkata

    Ingin berlangganan speedy : line telpon gak bisa
    …..indosat (HSDPA) : he…he…ga bisa juga (gak punya kartu kredit)

    telkomnet instan…..lambat & muahallll

  2. edratna berkata

    Sekarangpun udah terlihat, orang udah tergantung dengan internet. Anak buah pak Dim ya?

    Mbak Wienur,
    Di Bandung rumahku pake Melsa, jadi anak dan sepupunya bisa pake internet seharian. sedang di Jakarta pake Kabel Vision. Apa boleh buat, karena semua udah ga bisa hidup tanpa internet, daripada ke warnet terus….Untuk memenuhi kebutuhan tsb, bapak ibu nya harus jungkir balik menambah pendapatan…tapi seneng kok…soalnya juga udah kecanduan….

    Hayoo jalan-jalan, rekreasi, jangan didepan kompi terus….

  3. adit berkata

    internet bagian dari kehidupan tidak bisa dihindari, internet akan mengglobal dan akan terus berkembang, sulit rasanya menjadi bagian dunia di masa depan jika kita tidak ikut memanfaatkannya

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah Komentar