Beranda > bacaan > Mestakung

Mestakung

Baru saja baca bukunya Pak Yohannes Surya, judulnya Mestakung. Menarik banget buku ini. Pak YS dkk ternyata harus melalui perjuangan yang sangat berat untuk membawa Indonesia meraih juara di arena Olimpiade Fisika Internasional tahun 2006 di Singapura. Salut deh!
Terutama dengan cerita awal mula keikutsertaan Indonesia di ajang ini pada tahun 1993 di Amrik. Waktu itu Pak YS sedang menyelesaikan Ph.d di negara yang sama. Beliau memaksakan diri untuk menghadirkan lima orang peserta dari Indonesia ke Amerika. Padahal ada beberapa syarat keikutsertaan yang saat itu pasti tidak dapat dipenuhi oleh tim Indonesia, terutama adalah: negara yang mengirimkan wakilnya untuk pertama kali, sebelumnya harus menjadi pengamat even ini sebanyak tiga kali penyelenggaraan. P YS tidak memberitahukan permasalahan ini kepada kelima calon peserta tersebut. Namun masih ada kesempatan bagi Indonesia jika dapat melobi salah satu anggota senior dari panitia penyelenggara. Saya lupa namanya, seorang profesor. Untuk lobi ini, pak YS mengajak kelima calon peserta untuk menemui orang yang bersangkutan. Beliau menunjukkan bahwa tim Indonesia telah berjuang keras untuk ikut serta dalam even ini. Hal ini membuat sang profesor terkesan dan menyetujui keikutsertaan Indonesia. Top!

Singkat cerita, Pak YS dkk melaksanakan training untuk kelima peserta tersebut dengan dana yang seadanya. Beruntung ada banyak orang Indonesia yang tinggal di sana yang bersedia mendukung kegiatan ini. Bahkan ada yang sampai membantu memasak makanan untuk peserta. Di even ini Indonesia berhasil memperoleh beberapa honorable mention.

Mestakung sendiri adalah semacam filosofi hidup yang diyakini P YS. Mestakung = Semesta Mendukung. P YS menganjurkan kita menerapkan filosofi ini ketika mencitacitakan sesuatu. Ketika kita berupaya dengan sangat keras, maka secara alami segala hal di sekitar kita akan mulai mendukung kita. Seperti ada keberuntungan yang terus menerus datang untuk melapangkan jalan kita. Menurut P YS, ini bukanlah keberuntungan, Mestakung adalah hal yang alami.

P YS memberi kunci sederhana bagi kita dalam menerapkan Mestakung, yaitu: KriLangKung. Singkatan yang juga aneh… Krilangkung = Kritis, Melangkah, Tekun. Untuk mendapatkan Mestakung ada tiga langkah yang harus dilakukan:

  1. Kritis. Tempatkan diri kita pada kondisi kritis. Maksudnya adalah: tidak ada pilihan selain berhasil. Pengalaman tim Indonesia dalam Olimpiade Fisika 1993 adalah contoh praktik ini. P YS menempatkan dirinya dalam kondisi kritis dengan memberangkan calon peserta ke Amerika. Padahal saat itu belum ada kepastian mengenai ijin keikutsertaan tim Indonesia. Kondisi kritis ini akan memaksa kita untuk mengeluarkan kemampuan kita yang tersembunyi
  2. Langkah. Melangkah meskipun hanya setapak. Tiap langkah menuju cita-cita adalah berarti. Karena itu kita harus melangkah.
  3. Tekun. Kita harus yakin dalam melangkah. Hambatan dan kegagalan kemungkinan besar akan kita temui. Namun kita harus selalu persistent

P YS dkk telah mempraktikan filosofi tersebut. Buku Mestakung memuat semua pengalaman dan filosofi tersebut dengan sangat menarik.

Trimakasih P Yohannes Surya. Terus berjuang!

Categories: bacaan
  1. Januari 11, 2007 pada 9:16 am | #1

    Kalau semua pendidik and guru seperti dia Indonesia akan cepat majunya. Tapi banyak “guru” malah ngajari kebencian dan syakwasangka…gimana dong. BTW tulisannya sangat inspiratif

    • April 19, 2010 pada 10:59 pm | #2

      subhanAlloh, artikel yg inspiratif, jadi pengen baca bukunya^_^

  2. Adi
    November 11, 2007 pada 1:18 pm | #3

    sebagai langkah awal, apa yang harus saya lakukan untuk membangun sebuah semangat.

  3. kingkin
    Januari 8, 2008 pada 1:07 am | #4

    Tugas mencerdaskan anak bangsa bukan cuma tanggung jawab guru tapi juga semua orang yang punya rasa untuk memiliki anak-anak bangsa. kami tertarik sekali untuk membangun anak bangsa melalui pengenalan “Mestakung” ini tapi sayangnya kami gak tahu harus kemana mencari informasi…tolong dong buat yang tahu beritahu kami lewat email kingkinp@yahoo.com terima kasih bantuannya…
    Tuhan memberkati kita semua

  4. Juni 16, 2008 pada 2:21 am | #5

    Mestakung memang sangat luar biasa. Sebagai pendidik saya sangat berharap pak Johanes bersedia “share” secara langsung dengan kami yang ada di SMP Negeri 3 Curug. Apabila bapak berkenan saya mohon bapak bersedia menghubungi saya di e-mail saya : Tuti JR

  5. indah
    Oktober 9, 2008 pada 6:25 am | #6

    saya sangat kagum dan bangga kepada bpk YS, semua itu memberikan semangat kpd saya. trimakasih bpk yohanes…..

  6. Lukman Al-Hayat
    Oktober 11, 2008 pada 3:57 pm | #7

    Saya usulkan pada semua orang untuk memanggil Bapak olimpiade ini dengan nama Pak Surya saja. Karena nama ini lebih baik. Oke?

  7. Jufri Al-Fikri
    Januari 20, 2009 pada 2:32 am | #8

    Memang ada yang salahkah dengan nama Yohanes? Lha wong ibu bapake kasih nama begitu.. And who are you Lukman Al-Hayat bisa bilang nama Surya saja lebih baik..? edannn…

  8. Juli 31, 2009 pada 6:27 am | #9

    Mari kita masukkan anak2 kita kesekolah yg orientasinya ke aklak dan intelegensi seperti Pak YS tekankan, bersahabat dengan alam semesta.Jangan masukkan kesekolah yg kelihatannya religius tapi menebarkan kebencian (semoga tidak ada)kasihan anak2 kita.Ketika anak2 sudah tidur pandanglah dalam2wajah2 mereka,bisikan dalam hati”kelak kau menjadi anak yang beraklak mulia,intelegensi yang tinggi, dikasihi dan mengasihi semua orang yg adalah sama2 ciptaan Allah”Alam pasti mendukung

  9. Luthfiyah chic
    Desember 6, 2009 pada 12:56 pm | #10

    Mestakung seeeep…
    Sy sgt tertarik dgn istilah ini.
    Pertama dgr dr kawan klo dy suka buku mestakung. Sy search d internet trnyt sgt menarik filosofinya.
    Chayo bwt pak yohanes surya!

  10. Januari 25, 2010 pada 3:39 pm | #11

    mestakung itu beneran nyata menurut saya.
    mungkin itu salah satu keajaiban yg belum kita pahami.

    saat engkau menginginkan sesuatu, seluruh jagat raya bersatu padu untuk membantumu meraihnya.

  11. Maret 15, 2010 pada 1:53 pm | #12

    jadi terharu bacanya

  12. April 6, 2010 pada 3:05 am | #13

    betapa sedikitnya insan pendidik yg mau dan mampu menggabungkan kekuatan dari dlm dan kekuatan dari luar,kecerdasan ketahanmalangan itulah yg hilang dari dunia pendidikan.menempatkan peserta didik pada situasi yg kritis membutuhkan kerelaan anak untuk mengerti akan tujuan hidup yg ingin di capainya

  13. Mei 3, 2010 pada 8:00 am | #14

    saya juga sudah baca bukunya!
    saya merinding pas indonesia menang!
    bener2 bangga banget!

  14. CUPI
    Agustus 2, 2010 pada 7:28 am | #15

    Betul Mestakung….saya pernah mengalaminya…..persepsi sprti itu sangat membantu kita jika kita menyakini untuk berjanji kepada org/badan usaha padahal kita blm tentu/sanggup mewujudkan mimpi kita itu…tetapi klo semesta n alam mendukung Nuansa tujuan kita akan tercapai.
    I Believe It !!!!!

  15. yuki
    November 14, 2010 pada 5:19 am | #16

    assalamualaikum, subhanalah! maha besar allah. aku terkesan banet sama artikel ini, sejak pertama kali di kenalin sama mestakung ini aku bener-bener kagum dan juga haru membaca perjuangan Indonesia, artikel ini sudah memberi kekuatan positif dalam diri saya. bahkan setiap saya putus asa saya membaca artikel ini dan alhamdulilah artikel ini memberi semangat baru. wassalamualaikum!

  16. jackson lokinanta
    Juni 19, 2011 pada 11:46 am | #17

    woooowwwwww
    bagus pak film na
    hati saya tersentuh………

  17. toro sudrajat
    Juli 8, 2011 pada 2:42 pm | #18

    Aku smpai tak bs mnahan air mata ini, ktika indonesia d sbut sbgi juara dunia, prasaan haru n bangga akan negara tercinta sangat meluap luap. Klo da buku yg bru lg ttg inspirasi n motifasi tlong contek ªªjjªª ke email ku toro_sudrajat@yahoo.com

  18. Shera
    Agustus 12, 2011 pada 3:24 am | #19

    salam, kenalkan, sy shera dr penerbit mizan publika publishing house. kita berencana mau republish buku mestakung ini. boleh kita ngutip review ini utk dijadikan endorsement? terima kasih sblumnya :)

    • Agustus 12, 2011 pada 5:58 am | #20

      Silahkan Pak, dengan senang hati. Semoga bukunya bisa kembali jadi sumber inspirasi bagi kita semua

      • Shera
        September 21, 2011 pada 3:31 am | #21

        Terima kasih Mas :)
        Bukunya skrg sudah jadi. Boleh minta alamat Mas Budi supaya bukunya bisa kita kirim?

      • September 22, 2011 pada 7:02 pm | #22

        Selamat Mas! Kirim ke kantor saja di : Jl. Anggrek No 47 Bandung

        Terima Kasih

  19. November 26, 2011 pada 8:03 am | #23

    thank ya infonya, film ini memang luar biasa. saya bangga pada anak-anak indonesia yang mengukir prestasi di kancah Internasional. indonesia is the best

  20. azri
    Februari 4, 2012 pada 1:19 pm | #24

    negri ini mmbutuhkan bnyak pak YS, slamat untuk pak YS

  1. Oktober 29, 2010 pada 3:23 am | #1

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.