Tentang non-kontradiksi (yg belum selesai…)

Oktober 26, 2011 3 komentar

Ini copy-paste rangkaian diskusi di halaman fb-nya Taufik. Disalin di sini agar lebih mudah dibaca. Kali-kali ada yg perlu merujuk isu ini. Latar belakangnya adalah tentang ketidaksepakatan antara saya dan Taufik tentang tingkat kebenaran prinsip non-kontradiksi. Dan diskusinya masih belum selesai…

Tara Taufiqur Rahman Surah Aal-e-Imran, Verse 47: Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun”. Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia. Like · · Share · October 16 at 3:21pm via mobile ·

Tara Taufiqur Rahman Ayat itu memperlihatkan bahwa “kun fayakun” bisa terjadi dengan melawan hukum alam. Seketika atau dalam proses, itu bagaimana kehendak Allah saja. October 16 at 3:24pm · Like · 1 person

Tara Taufiqur Rahman ‎@Budi Sulistyo: ini bukti bahwa Tuhan tidak terikat hukum alam (ataupun rangkaian logika yang dibangun pemikiran manusia) October 16 at 3:28pm · Like

Tara Taufiqur Rahman ‎Budi Sulistyo: ditunggu comment-nya ya..October 17 at 8:47am · Like Read more…

Kriptografi untuk akademisi, ha3

Januari 24, 2010 6 komentar

Kutipan pidato dari seorang staf NSA (lembaga sandi AS) ini diambil dari paper Neil Koblitz, The Uneasy Relationship Between Mathematics and Cryptography:

He pointed out that in the real world if your cryptography fails, you lose a million dollars or your secret agent gets killed.
In academia, if you write about a cryptosystem and then a few months later find a way to break it, you’ve got two new papers to add to your résumé!

Tuhan Aku Cinta Padamu

Desember 7, 2009 8 komentar

Aku lemas
Tapi berdaya
Aku tidak sambat rasa sakit
atau gatal

Aku pengin makan tajin
Aku tidak pernah sesak nafas
Tapi tubuhku tidak memuaskan
untuk punya posisi yang ideal dan wajar

Aku pengin membersihkan tubuhku
dari racun kimiawi
Aku ingin kembali pada jalan alam
Aku ingin meningkatkan pengabdian
kepada Allah

Tuhan, aku cinta padamu

Sajak ini ditulis oleh WS. Rendra, 31 Juli 2009, di rumah sakit. Saya sungguh-sungguh tak bisa berkomentar untuk sajak ini, terlebih karena sajak ini beliau tuliskan di masa akhir hidup beliau

Meskipun terlambat saya ingin mengucapkan sekali lagi, selamat jalan Rendra…, orang besar, sastrawan besar,guru besar

Categories: renungan

Mana suaramu pak/bu dokter?? (kasus Ibu Prita)

Juni 4, 2009 3 komentar

Sangat prihatin, dan mendukung Ibu Prita.

Hingga saat ini, sepanjang pengetahuan saya,  belum ada komentar dari dokter senior atau pihak lain yang netral yang memahami tindakan-tindakan medis dan prosedur rumah sakit mengenai kasus ibu Prita.  Jika memang tindakan RS. Omni sudah benar berdasarkan prosedur standar kedokteran, maka nyatakanlah!  Jika masih ada kejanggalan dalam prosedur tersebut yang perlu diselidiki lebih lanjut, nyatakanlah juga!

Kami para pasien sangat memerlukan opini dari pihak ketiga yang ahli. Jika tidak ada pihak netral yang ahli dan memiliki kekuatan, bagaimana hak-hak pasien dapat diselamatkan?

Mana suaramu pak/bu dokter???

Categories: Uncategorized